kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.142.000 0,35%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Awas! 4 Dampak Buruk Konsumsi Makanan Bersantan Berlebihan, Bikin Berat Badan Naik


Selasa, 11 April 2023 / 10:40 WIB
Awas! 4 Dampak Buruk Konsumsi Makanan Bersantan Berlebihan, Bikin Berat Badan Naik
ILUSTRASI. Makanan bersantan bisa bikin berat badan naik jika dikonsumsi berlebihan.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Makanan bersantan nikmat dan bikin ketagihan. Ini empat dampak buruk konsumsi makanan bersantai berlebihan, salah satunya menaikkan berat badan. 

Makanan bersantan jadi menu makanan wajib saat momen lebaran. Rasanya yang gurih dan tambahan rempah yang melimpah bisa membuat ketagihan.

Baca Juga: Smoothie, Baik atau Buruk untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Terkadang, banyak orang "khilaf" makan hidangan bersantan terlalu banyak karena sangking nikmatnya menikmati momen makan bersama keluarga setelah sebulan penuh berpuasa.

Tahukah Anda bahwa di balik kenikmatannya, makanan bersantan menyimpan banyak efek negatif untuk kesehatan?

Bahaya makanan bersantan Makanan bersantan memang nikmat dan gurih sehingga kerap membuat kita ketagihan.

Apalagi dinikmati bersama keluarga, membuat selera makan semakin bertambah sehingga tanpa sadar kita sudah menghabiskan lebih dari satu porsi.

Sayangnya, di balik makanan yang nikmat ini bisa memicu banyak masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut berbagai efek samping konsumsi makanan bersantan berlebihan:

1. Menaikan berat badan

Santan mengandung kalori dan lemak yang tinggi.

Nah, orang Indonesia biasanya memadukan makanan bersantan dengan lontong atau nasi putih yang juga tinggi kandungan karbohodratnya.

Kombinasi kalori, lemak, dan karbohidrat yang tinggi ini dapat menyebabkan penambahan berat badan.

2. Alergi

Meski jarang terjadi, beberapa orang bisa saja mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi santan.

Reaksi alergi yang terjadi bisa berupa munculnya ruam kulit, kesulitan bernapas, atau pembengkakan di bagian wajah.

Santan terbuat dari kelapa yang bisa menimbulkan reaksi alergi serupa dengan kacang pohon.

Biasanya, orang yang memiliki alergi kacang juga mengalami reaksi serupa saat mengonsumsi santan.

3. Meningkatkan kolesterol darah

Seperti yang kita ketahui, santan dalam jumlah sedang dapat meningkatkan kolesterol baik.

Jika dikonsumsi berlebihan, rasio antara kolesterol baik dan jahat dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

Oleh karena itu, orang yang berisiko terkena penyakit kardiovaskular harus berhati-hati saat mengonsumsi makanan bersantan.

4. Gangguan pencernaan

Makanan yang disajikan bersama santan biasanya memiliki kandungan serat yang sedikit.

Seperti yang kita tahu, kurang serat bisa memicu konstipasi.

Selain itu, mengonsumsi makanan bersantan secara berlebihan dapat menyebabkan pembentukan gas yang parah dan diare.

Mengonsumsi makanan bersantan setelah berpuasa seharian juga bisa memicu masalah pencernaan, seperti sakit perut dan kram perut

Baca Juga: 4 Alasan yang Membuat Okra Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Populer Saat Lebaran, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Bersantan Berlebihan"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×