Tips Sehat

Waspadai 5 gejala kekurangan vitamin B yang dialami tubuh

Jumat, 30 April 2021 | 08:55 WIB Sumber: Kompas.com
Waspadai 5 gejala kekurangan vitamin B yang dialami tubuh

ILUSTRASI. Vitamin B kompleks penting diasup untuk memastikan sel-sel tubuh berfungsi dengan baik. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi ada yang belum tahu, vitamin B merupakan vitamin yang tidak hanya terdiri dari satu jenis, melainkan sampai delapan jenis. 

Bersama-sama, kedelapan jenis vitamin B ini dapat disebut sebagai vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks ini penting diasup untuk memastikan sel-sel tubuh berfungsi dengan baik. 

Merangkum Medical News Today, vitamin B secara umum diperlukan tubuh untuk keperluan sebagai berikut: 

- Membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi (metabolisme) 

- Membuat sel darah baru 

- Menjaga kesehatan sel 

Baca Juga: Boleh dicoba! Ini sayuran yang bisa menurunkan asam urat tinggi

Banyak orang sebanarnya bisa mendapatkan cukup vitamin B dengan mengonsumsi berbagai makanan padat nutrisi. 

Namun, beberapa kelompok orang, seperti lanjut usia (lansia) dan wanita hamil mungkin lebih berisiko mengalami kekurangan vitamin B karena berbagai faktor. 

Seseorang mungkin juga mengalami kekurangan vitamin B apabila tubuh mereka tidak menyerap vitamin B secara efektif karena mengidap kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan tertentu. 

Misalnya, pada penderita penyakit Crohn, penyakit celiac, HIV, dan gangguan penggunaan alkohol. 

Baca Juga: 5 Manfaat buah pir untuk kesehatan: melancarkan pencernaan sampai mengobati diabetes

Gejala kekurangan vitamin B 

Gejala kekurangan vitamin B pada masing-masing orang bisa bervariasi bergantung pada vitamin B mana yang kurang tercukupi. 

Merangkum Health Line, gejala kekurangan vitamin B yang bisa terjadi berkisar dari kelelahan dan kebingunan hingga anemia atau sistem kekebalan tubuh yang terganggu. Ruam kulit juga bisa terjadi akibat kekurangan salah satu vitamin B. 

Untuk mengobati kekurangan vitamin B, dokter kemungkinan besar akan merekomendasikan agar pasien dapat mengonsumsi suplemen atau meningkatkan asupan makanan tertentu yang mengandung jenis vitamin yang dibutuhkan. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru