kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Penting Bagi Penderita Asam Lambung, Ini 10 Kebiasaan yang Terlarang Dilakukan


Kamis, 08 Juni 2023 / 03:48 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pilihan yang baik saat makan di luar meliputi: 

  • Potongan daging tanpa lemak
  • Sandwich dengan kalkun, ayam, atau daging sapi panggang di atas roti gandum
  • Makanan panggang
  • Sup berbasis kaldu
  • Sayuran kukus
  • Kentang panggang dengan saus salad rendah lemak
  • Saus salad rendah lemak atau tanpa lemak

5. Jangan berbaring terlalu cepat setelah makan 

Saat Anda berbaring, isi perut dapat menekan sfingter esofagus bawah lebih keras. Hal ini dapat memicu refluks asam lambung. 

Beberapa cara untuk menghindarinya antara lain: 

  • Tunggu dua hingga tiga jam setelah makan untuk tidur atau berbaring
  • Jangan ngemil di malam hari
  • Makan makanan yang lebih besar di pagi hari 

Baca Juga: Madu bisa menurunkan berat badan, begini cara konsumsinya

6. Saat berbaring, jaga kepala lebih tinggi dari perut 

Saat Anda berbaring dengan posisi badan rata, isi perut Anda bisa menekan sfingter esofagus bawah. Menjaga kepala Anda lebih tinggi dari perut Anda bisa membantu mengurangi tekanan ini.   

7. Jangan memakai pakaian ketat 

Melansir Medical News Today, menggunakan pakaian yang ketat di sekitar perut bisa memicu heartburn. Penggunaan ikat pinggang yang ketat dapat menekan perut dan memaksa makanan melawan sfingter esofagus bawah. Hal ini dapat membuat isi lambung naik ke kerongkongan. 




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×