kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45907,72   -11,79   -1.28%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kabar Baik, Ini 10 Cara Cegah Asam Lambung Naik ke Tenggorokan Tanpa Obat Kimia


Selasa, 25 Juli 2023 / 03:48 WIB
Kabar Baik, Ini 10 Cara Cegah Asam Lambung Naik ke Tenggorokan Tanpa Obat Kimia
ILUSTRASI. Asam lambung atau GERD terjadi ketika asam di lambung naik ke kerongkongan hingga dapat mengiritasi.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

CARA MENCEGAH ASAM LAMBUNG - Salah satu masalah kesehatan yang dialami banyak orang adalah asam lambung naik. Asam lambung naik akan sangat mengganggu seseorang terutama saat menjalani aktivitas sehari-hari karena rasa perih yang dihasilkannya. 

Dikutip dari MayoClinic, asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) terjadi ketika asam di lambung naik ke kerongkongan hingga dapat mengiritasi. 

Bila asam lambung naik berulang kali tidak segera dicegah, kondisinya akan semakin parah dan membuat seseorang harus dirawat di rumah sakit. 

Lalu, bagaimana cara mencegah asam lambung naik? 

10 cara mencegah asam lambung naik 

Dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya terdapat 10 cara untuk mencegah asam lambung naik, yakni: 

1. Menurunkan berat badan 

Dilansir dari EverydayHealth, obesitas merupakan penyebab utama dari asam lambung naik. Lemak perut yang berlebihan akan memberi tekanan pada lambung dan mudah mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. 

Baca Juga: Selain Direndam, Ini Cara Terbaik Konsumsi Sereh untuk Melumpuhkan Asam Urat Tinggi

2. Jangan makan berlebihan 

Makan yang banyak akan memberi tekanan pada lambung sehingga mengakibatkan asam lambung naik. Makanlah sedikit tetapi rutin untuk menghindari asam lambung terjadi. 

3. Cek obat yang dikonsumsi 

Bila seseorang mempunyai obat yang rutin dikonsumsi, cek kembali obat tersebut. Beberapa obat dapat meningkatkan risiko asam lambung naik. Obat-obatan tersebut meliputi: 

- Obat antiinflamasi nonsteroid atau NSAID. 

- Pemblokir saluran kalsium (sering digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi). 

- Obat asma tertentu, termasuk beta-agonis seperti albuterol. 

- Antikolinergik, obat yang digunakan untuk mengobati kondisi seperti alergi musiman dan glaukoma. 

- Bifosfonat, digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang. 

- Obat penenang dan obat penghilang rasa sakit. 

- Beberapa antibiotik. 

- Kalium. 

- Tablet zinc.

Baca Juga: Cara Konsumsi Kencur untuk Mengobati Batuk




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×