kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Covid-19 akan berubah menjadi endemik? Simak penjelasan ahli


Kamis, 18 Februari 2021 / 08:24 WIB
ILUSTRASI. Meskipun kasus Covid-19 terus menurun dan banyak warga menerima vaksinasi, virus corona sepertinya tidak akan hilang dalam waktu dekat.


Sumber: USA Today | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut CDC, epidemi adalah peningkatan penyakit secara tiba-tiba di atas apa yang biasanya diharapkan di antara populasi di daerah tertentu.

Kata badan tersebut, epidemi tidak hanya disebabkan oleh penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri. 

Sebagai contoh, diabetes dan obesitas ada dalam proporsi yang cukup besar di AS untuk dianggap sebagai epidemi. Demikian pula, peningkatan kecanduan opioid yang tiba-tiba selama beberapa tahun terakhir secara akurat disebut sebagai "epidemi opioid".

Menurut Burke, bagian dari kata "epi" berarti "berada di atas", dan "demic" berasal dari "demos", yang berarti "orang".

Baca Juga: Sediakan dua alat ini untuk keselamatan pasien corona saat isolasi mandiri di rumah

“Wabah berarti sesuatu yang keluar dan ada di antara masyarakat. Hal-hal yang menjadi epidemi adalah hal-hal yang tidak biasa yang tidak ada dan kemudian muncul,” ujarnya seperti yang dilansir oleh USA Today.

Sementara, endemik berarti sesuatu yang ada di dalam masyarakat. Banyak epidemi telah berubah menjadi endemik.

Tetapi penyakit endemik tidak selalu berarti akan ada selamanya. Beberapa penyakit endemik telah dieliminasi di AS setelah mencapai kekebalan kawanan melalui vaksin dan infeksi alami.




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×