kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bukan hanya gejala Covid-19, ini 10 penyebab hidung tak bisa mencium bau


Kamis, 24 Juni 2021 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Jika hidung tak bisa mencium bau, jangan langsung panik. Ada beragam kondisi yang bisa menjadi penyebab hal tersebut.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pasien yang menerima terapi radiasi untuk kanker kepala dan leher biasanya mengalami masalah dengan indera penciuman sebagai efek samping. Hilangnya penciuman bisa bersifat sementara atau permanen saat perawatan berlanjut. 

9. Paparan bahan kimia tertentu 

Paparan bahan kimia keras, seperti insektisida atau pelarut yang dapat membakar bagian dalam hidung, dapat merusak jaringan hidung dan sensor bau secara permanen. 

Penyebab yang sering terjadi termasuk: 

- Uap metakrilat 

- Amonia 

- Benzene 

- Kadmium 

- Kromat 

- Formaldehida 

- Hidrogen sulfide 

- Debu nikel 

- Asam sulfat

Baca Juga: Lakukan hal ini saat anak Anda terinfeksi Virus Corona




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×