kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Bukan hanya gejala Covid-19, ini 10 penyebab hidung tak bisa mencium bau


Kamis, 24 Juni 2021 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Jika hidung tak bisa mencium bau, jangan langsung panik. Ada beragam kondisi yang bisa menjadi penyebab hal tersebut.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pasien yang menerima terapi radiasi untuk kanker kepala dan leher biasanya mengalami masalah dengan indera penciuman sebagai efek samping. Hilangnya penciuman bisa bersifat sementara atau permanen saat perawatan berlanjut. 

9. Paparan bahan kimia tertentu 

Paparan bahan kimia keras, seperti insektisida atau pelarut yang dapat membakar bagian dalam hidung, dapat merusak jaringan hidung dan sensor bau secara permanen. 

Penyebab yang sering terjadi termasuk: 

- Uap metakrilat 

- Amonia 

- Benzene 

- Kadmium 

- Kromat 

- Formaldehida 

- Hidrogen sulfide 

- Debu nikel 

- Asam sulfat

Baca Juga: Lakukan hal ini saat anak Anda terinfeksi Virus Corona




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×