kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Biar tidak sampai kena kanker atau jantung, kenali tiga jenis lemak makanan berikut


Sabtu, 26 Oktober 2019 / 10:48 WIB
Biar tidak sampai kena kanker atau jantung, kenali tiga jenis lemak makanan berikut
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Secara alamiah tubuh membutuhkan lemak untuk menciptakan energi. Namun, Anda harus bijak memilih makanan berlemak yang akan dikonsumsi agar tidak sampai terkena stroke, jantung, dan kanker.  

Umumnya, orang-orang yang sedang menjalani diet dan hidup sehat menganggap lemak merupakan makanan yang harus dihindari. Toko-toko pun melabeli produk makanan rendah lemak dan bebas lemak sebagai makanan sehat.

Tapi, perlu Anda ketahui tidak semua lemak jahat untuk tubuh. Mengutip American Cancer Society, tubuh membutuhkan lemak untuk tetap hidup.   

Baca Juga: Terkuak, alasan ilmiah penderita diabetes kudu rajin olahraga

Info saja, lemak dengan protein dan karbohidrat memberikan energi dalam bentuk kalori. Selain itu, lemak tersebut berfungsi untuk menyimpan tambahan kalori, menjaga kesehatan kulit, rambut, dan melindungi tubuh.

Jadi, walaupun Anda sedang menjalani diet, sebaiknya tetap mengkonsumsi lemak. Dengan catatan, harus bijak memilih lemak yang akan dikonsumsi, biar lemak pada makanan tersebut tidak membuat Anda menjadi obesitas dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta kanker.

Ada tiga jenis lemak yang terkandung dalam makanan pertama, lemak tak jenuh. Lemak jenis ini baik untuk tubuh, sehingga aman untuk Anda konsumsi.

Lemak ini banyak terkandung di dalam sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan. Asal tahu saja, lemak tak jenuh berbentuk encer saat berada di suhu ruangan.

Kedua, lemak jenuh yang tidak baik untuk tubuh. Lemak ini banyak terdapat di dalam daging, keju, butter, susu (non-skim).

Baca Juga: Ingin terhindar dari kanker payudara, lakukan lima poin berikut

Selain itu, beberapa minyak sawit dan kelapa juga mengandung lemak jenuh. Maka, sebaiknya Anda hati-hati ketika memilih makanan yang digoreng. Sekedar info, saat berada di suhu ruangan, lemak ini berbentuk padat.

Ketiga, lemak trans yang juga tidak baik untuk tubuh. Jenis lemak ini banyak ditemukan pada daging merah, keju, dan susu. Perlu Anda ketahui, beberapa makanan olahan manusia juga mengandung lemak trans seperti margarin.

Bila Anda melihat minyak dengan keterangan "Terhidrogenasi" atau "Terhidrogenasi parsial" pada daftar komposisi artinya makanan tersebut mengandung lemak trans.

American Heart Association merekomendasikan Anda sebaiknya mengurangi konsumsi lemak trans. Selain itu, Anda sebaiknya mengkonsumsi lemak jenuh tidak lebih dari 6% dari total kalori harian (yang dibutuhkan tubuh).

Baca Juga: Hati-hati, kebiasaan di pagi hari yang dapat memicu penyakit kanker

Misalnya, dalam sehari Anda mengkonsumsi sekitar 2.000 kalori. Maka, Anda sebaiknya makan makanan yang mengandung lemak jenuh kurang dari 120 kalori.

Bila Anda bijak dalam mengatur jumlah lemak yang dikonsumsi, kesehatan tubuh akan tetap terjaga. Anda pun juga dapat menurunkan tingkat risiko terkena stroke, jantung, dan kanker.

 

Sumber : American Cancer Society



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×