kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Biar tidak sampai kena kanker atau jantung, kenali tiga jenis lemak makanan berikut


Sabtu, 26 Oktober 2019 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: S.S. Kurniawan

Bila Anda melihat minyak dengan keterangan "Terhidrogenasi" atau "Terhidrogenasi parsial" pada daftar komposisi artinya makanan tersebut mengandung lemak trans.

American Heart Association merekomendasikan Anda sebaiknya mengurangi konsumsi lemak trans. Selain itu, Anda sebaiknya mengkonsumsi lemak jenuh tidak lebih dari 6% dari total kalori harian (yang dibutuhkan tubuh).

Baca Juga: Hati-hati, kebiasaan di pagi hari yang dapat memicu penyakit kanker

Misalnya, dalam sehari Anda mengkonsumsi sekitar 2.000 kalori. Maka, Anda sebaiknya makan makanan yang mengandung lemak jenuh kurang dari 120 kalori.

Bila Anda bijak dalam mengatur jumlah lemak yang dikonsumsi, kesehatan tubuh akan tetap terjaga. Anda pun juga dapat menurunkan tingkat risiko terkena stroke, jantung, dan kanker.

Sumber : American Cancer Society

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×