kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Apa Itu BMI Dalam Berat Badan? Berikut Cara Menaikkan Berat Badan Agar Ideal


Senin, 16 Oktober 2023 / 14:55 WIB
Apa Itu BMI Dalam Berat Badan? Berikut Cara Menaikkan Berat Badan Agar Ideal
ILUSTRASI. Apa Itu BMI Dalam Berat Badan? Berikut Cara Menaikkan Berat Badan Agar Ideal


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Apa Itu BMI Dalam Berat Badan? - Jakarta. Para ahli kesehatan sering menyampaikan tentang Body Mass Index (BMI) dalam menentukan berat badan ideal. Apa itu BMI dalam berat badan? Lalu bagaimana cara menaikkan berat badan agar ideal?

BMI dalam berat badan menjadi pertanyaan banyak orang. Terutama jika orang tersebut dalam program penggemukan atau pengurusan badan.

Lalu, apa itu BMI dalam berat badan?

Dilansir dari lembaga kesehatan Amerika Serikat, CDC, BMI adalah berat badan seseorang dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter. BMI yang tinggi menunjukkan tingkat kegemukan tubuh yang tinggi, dan BMI yang rendah menunjukkan tingkat kegemukan tubuh yang terlalu rendah.

Mengutip website Siloam Hospital, BMI adalah indikator pengukuran yang digunakan untuk menentukan kategori berat badan ideal atau tidak. BMI dikembangkan oleh Adolphe Quetelet selama abad ke-19.

Baca Juga: 8 Cara Menurunkan Berat Badan yang Paling Efektif, Apa Saja?

Melalui hasil perhitungan BMI, Anda akan mengetahui kategori berat badan, yaitu kurus, ideal, berlebihan, atau bahkan obesitas. Metode perhitungan ini juga bisa menjadi alat skrining untuk melihat risiko kesehatan tertentu.

Menurut WHO, hasil BMI yang tidak normal/ideal akan meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit. Maka dari itu, sekiranya Anda perlu memahami bagaimana cara menghitung BMI secara tepat untuk meminimalisir kenaikan atau penurunan berat badan secara berlebihan.

Cara menghitung BMI dalam berat badan

Menurut website Siloam Hospital, cara menghitung Body Mass Index (BMI) terbagi menjadi dua jenis berdasarkan pengukurannya, yaitu pengukuran metrik dan imperial.Sebelum mencoba cara menghitung BMI, pastikan Anda mengetahui berat dan tinggi badan secara spesifik.

Berikut penjelasan mengenai masing-masing cara menghitung BMI dalam berat badan:

1. Menggunakan Pengukuran Imperial

Rumus BMI yang satu ini sering diterapkan di Amerika Serikat, sehingga satuannya menggunakan pound (berat badan) dan inci (tinggi badan).

Cara menghitung BMI dengan rumus ini yaitu berat badan (pound) dibagi tinggi badan (inci) kuadrat lalu dikalikan dengan faktor konversi (703).

Rumus BMI imperial:

  • [{berat badan (pound) : (tinggi badan(inci)) kuadrat)} x 703] atau
  • [{berat badan (pound) : (tinggi badan(inci) x tinggi badan(inci))} x 703]

Contohnya, Anda memiliki berat badan 130 pound dengan tinggi badan 60 inci, maka cara menghitung BMI adalah sebagai berikut:

BMI = {130 : (60 x 60)} x 703 = {130 : 3.600} x 703 = 25,4

Jadi, hasil perhitungan BMI dari seseorang dengan berat badan 130 pound dan tinggi badan 60 inci adalah 25,4.

2. Menggunakan Pengukuran Metrik

Rumus BMI metrik adalah perhitungan yang paling sering digunakan di Indonesia, di mana satuannya adalah kilogram (berat badan) dan meter (tinggi badan).

Sehingga rumusnya adalah :

  • [berat badan (kg) : (tinggi badan(m))kuadrat] atau
  • [berat badan (kg) : (tinggi badan (m) x tinggi badan (m))]

Contohnya, Anda memiliki berat badan 60 kg dengan tinggi badan 150 cm (1,5 m), maka cara menghitung BMI adalah sebagai berikut:

BMI = 60 : (1,5 x 1,5) = 60 : 2,25 = 26,6

Jadi, hasil perhitungan BMI dari seseorang dengan berat badan 60 kg dan tinggi badan 150 cm adalah 26,6.

Kategori BMI dalam berat badan

WHO menetapkan kategori standar berat badan ideal pria dan wanita dewasa berdasarkan BMI adalah sebagai berikut:

  • Kurang dari 18,5 berarti berat badan kurang (underweight).
  • Antara 18,5 - 24,9 berarti berat badan normal
  • Antara 25-29,9 berarti berat badan berlebih (overweight).
  • Di atas 30 berarti obesitas

Meski begitu, kategori BMI ini berbeda dengan anak-anak dan remaja. Perhitungan BMI pada anak dan remaja perlu disesuaikan dengan usia dan jenis kelamin.

Cara menaikkan berat badan agar ideal

Jika BMI berat badan Anda belum ideal, lakukanlah cara menaikkan berat badan sebagai berikut, seperti diberitakan Kompas.com:

  • Makan lebih sering

Cara menaikkan berat badan yang pertama adalah makan lebih sering. Secara perlahan, ganti pola makan tiga kali sehari menjadi lima kali sehari tapi dalam porsi yang kecil-kecil.

Perhatikan sinyal tubuh kapan Kamu lapar. Selain melihat sinyal tubuh, rencanakan juga waktu makan meskipun Kamu tidak terlalu lapar. Dengan begitu, asupan kalori yang masuk ke tubuh bisa lebih banyak.

  • Pilih sayur dan buah tinggi kalori

Cara menaikkan berat badan yang kedua adalah konsumsi sayur dan buah tinggi kalori. Sayur dan buah tinggi kalori seperti kurma, kismis, kedelai hitam, atau pisang. Bila perlu, konsultasi dengan ahli gizi untuk mengetahui asupan tinggi kalori yang sesuai tubuh Kamu.

  • Makan makanan padat energi

Cara menaikkan berat badan yang ketiga adalah konsumsi makanan padat energi. Mengonsumsi makanan padat energi bisa membuat perut tidak terlalu kenyang tapi kalori tercukupi.

Nah, jenis makanannya juga perlu dipilih yang sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, atau susu murni. Meskipun Kamu sedang menambah berat badan, pastikan tetap membatasi makan makanan yang digoreng atau dipanggang.

  • Tingkatkan asupan protein

Cara menaikkan berat badan yang keempat adalah meningkatkan asupan protein. Saat berat badan bertambah, praktis massa lemak dan otot ikut naik.

Nah, pembentukan otot perlu protein. Jadi, sebisa mungkin makanlah lebih banyak protein untuk mengimbangi rutinitas olahraga. Pilih sumber protein yang sehat seperti ikan laut, telur, dan kacang-kacangan.

  • Pilih karbohidrat yang sehat

Cara menaikkan berat badan yang kelima adalah memilih karbohidrat sehat. Karbohidrat kompleks yang sehat dapat meningkatkan asupan kalori sekaligus memberikan nutrisi bermanfaat.

Contohnya nasi merah, quinoa, roti gandum utuh, sereal gandum utuh, kentang, atau pasta gandum utuh. Beberapa bahan di atas termasuk sumber protein dan mineral yang kaya potasium dan magnesium.

  • Olahraga angkat beban

Cara menaikkan berat badan yang keenam adalah lakukan olahraga angkat beban. Olahraga, terutama latihan angkat beban dapat membantu menambah berat badan dengan membentuk otot.

Olahraga juga dapat merangsang nafsu makan. Coba jalankan rutinitas olahraga angkat beban tiga hingga empat hari seminggu agar hasilnya optimal.

Coba beberapa cara menggemukkan badan yang susah gemuk di atas. Agar hasilnya lebih optimal, konsultasikan dengan dokter yang biasanya menangani terkait pola makan dan jenis olahraga yang paling pas sesuai kondisi tubuh dan kesehatan Kamu.

Itulah penjelasan tentang apa itu BMI dalam berat badan serta cara menaikkan berat badan agar ideal. Selamat mencoba!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×