kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

9 Penyebab Penyakit Jantung yang Sering Diremehkan, Gejala, dan Cara Mencegahnya


Rabu, 11 Oktober 2023 / 15:55 WIB
9 Penyebab Penyakit Jantung yang Sering Diremehkan, Gejala, dan Cara Mencegahnya
ILUSTRASI. Penyebab Penyakit Jantung.


Penulis: Virdita Ratriani

Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung adalah salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia dan tidak mengenal usia. Penyebab penyakit jantung kini lebih cenderung ke gaya hidup yang tidak sehat. 

Kurangnya berolahraga, mengonsumsi makanan tidak sehat, merokok adalah salah satu penyebab penyakit jantung. Hal itu bisa menyebabkan adanya penyumbatan, peradangan, atau kerusakan pada jantung dan pembuluh darah di sekitarnya. 

Selain itu, penyebab serangan jantung bahkan kerap diabaikan karena dianggap sebagai kebiasaan yang susah untuk dihilangkan.

Lalu, apa saja penyebab penyakit jantung, gejala, dan cara mencegahnya? 

Baca Juga: Catat 7 Manfaat Petai Cina Untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Penyebab penyakit jantung 

Penyebab Penyakit Jantung

Dirangkum dari laman Kementerian Kesehatan dan Centers for Disease Control and Prevention, berikut sejumlah penyebab penyakit jantung:

1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama penyakit jantung dan stroke. 

Sebab, tekanan darah tinggi dapat merusak lapisan arteri sehingga lebih rentan terhadap penumpukan plak, yang mempersempit arteri menuju jantung dan otak. 

Di Amerika Serikat, sekitar 7 dari 10 orang yang pertama kali mengalami serangan jantung. Sementara itu, 8 dari 10 orang yang pertama kali mengalami stroke menderita tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Simak 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Kulit Kaki Kering dan Pecah-Pecah

2. Diabetes

Diabetes juga menjadi salah satu penyebab penyakit jantung yang paling umum. Orang dewasa yang mengidap diabetes dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung atau stroke dibandingkan orang yang tidak menderita diabetes. 

Seiring berjalannya waktu, gula darah tinggi akibat diabetes dapat merusak pembuluh darah di jantung dan menyumbat pembuluh darah menuju otak sehingga menyebabkan stroke. 

Lebih dari 2 hingga 3 penderita diabetes menderita tekanan darah tinggi. Diabetes juga meningkatkan trigliserida dan kolesterol LDL.

3. Merokok 

Merokok adalah penyebab utama penyakit jantung dan stroke dan menyebabkan 1 dari setiap 4 kematian akibat kondisi ini. Merokok dapat merusak tubuh dengan beberapa cara, yaitu:

  • Meningkatkan trigliserida (sejenis lemak dalam darah) dan menurunkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL), disebut juga kolesterol baik.
  • Membuat darah menjadi kental dan lebih mudah menggumpal sehingga dapat menghambat aliran darah ke 
  • jantung dan otak.
  • Merusak sel-sel yang melapisi pembuluh darah.
  • Meningkatkan penumpukan plak (lemak, kolesterol, kalsium, dan zat lainnya) di pembuluh darah.
  • Menyebabkan penebalan dan penyempitan pembuluh darah.

Baca Juga: Kenali 8 Manfaat Jus Wortel Untuk Kesehatan yang Jarang DIketahui

4. Obesitas

Penyebab penyakit jantung selanjutnya adalah obesitas. Dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke.

Pasalnya, orang yang obesitas biasanya memiliki beberapa faktor risiko terkena tekanan darah tinggi, kolesterol LDL tinggi, kolesterol HDL rendah, trigliserida tinggi, dan diabetes tipe 2. 

Pola makan yang sehat dapat mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung. 

Pola makan sehat menekankan buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, dan protein tanpa lemak serta membatasi lemak jenuh dan trans, tambahan gula, dan natrium.

Baca Juga: Kenali 7 Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan yang Menakjubkan

5. Aktivitas fisik yang kurang

Kurangnya aktivitas fisik juga dapat menjadi penyebab penyakit jantung bahkan bagi orang yang tidak memiliki faktor risiko lain. 

Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan faktor risiko lain, termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

6. Kolesterol tinggi

Jika berlebih, kolesterol dapat menumpuk dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut sebagai aterosklerosis yakni penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang menjadi cikal bakal terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke.

7. Faktor usia

Adanya penambahan usia pada seseorang, maka semakin bertambah pula risiko penyakit jantung.

Baca Juga: 7 Manfaat Buah Kiwi Untuk Kesehatan yang Menarik Perhatian

8. Riwayat penyakit jantung dalam keluarga

Apabila terdapat salah satu keluarga inti kita yang memiliki riwayat sakit jantung, maka potensi penyakit jantung juga besar terhadap kita.

9. Stres

Stres juga bisa menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang.

Gejala penyakit jantung

Gejala penyakit jantung

Dilansir dari laman British Heart Foundation, berikut ini 11 gejala penyakit jantung yang paling umum.

1. Nyeri dada

Gejala penyakit jantung yang paling lazim adalah nyeri pada dada. Itu adalah tanda klasik serangan jantung, namun banyak orang tidak menyadarinya sehingga bisa berakibat fatal. 

Jika nyeri dada adalah gejala penyakit jantung, maka biasanya disertai dengan rasa berat, sesak atau tertekan di dada.

Jika gejala sakit jantung ini muncul, Anda harus segera pergi menemui dokter. Jika kondisi darurat, mintalah tolong untuk dijemput menggunakan mobil ambulans. 

Baca Juga: 10 Manfaat Buah Anggur Merah Untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Catat Ya!

2. Merasa sakit dan mual

Tidak setiap serangan mual sama dengan serangan jantung. Namun, jika Anda juga merasakan sakit, hal itu bisa jadi merupakan salah satu gejala penyakit jantung. 

Jika Anda mengalami nyeri dada dan mual yang hebat bahkan hanya saat duduk-duduk saja dan tidak melakukan apa-apa, bisa jadi hal itu merupakan salah satu gejala penyakit jantung. 

3. Sakit perut atau gangguan pencernaan

Gejala penyakit jantung selanjutnya adalah sakit perut. Nyeri berupa gangguan pencernaan atau sensasi terbakar di dada atau perut bisa menjadi tanda gejala sakit jantung.

Ini terjadi karena jantung, kerongkongan (saluran antara mulut dan perut), dan perut semuanya terletak bersebelahan. Ketika jantung bermasalah, maka organ di sekitarnya juga akan terpengaruh. 

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mata hingga Jantung, Sederet Manfaat Jagung Manis

4. Terus berkeringat

Berkeringat ketika Anda pergi ke gym atau karena hari yang sangat panas, itu tidak perlu dikhawatirkan. Tapi merasa panas, lembap, dan berkeringat disertai nyeri dada adalah gejala penyakit jantung.

5. Sakit kaki

Jika Anda merasakan sensasi mencengkeram dan kram di betis saat berjalan, mungkin ada baiknya Anda menemui dokter. Bisa jadi hal itu bisa menjadi penanda PAD (penyakit arteri perifer). 

Gejala penyakit jantung ini sangat umum pada perokok dan orang yang menderita diabetes. 

6. Nyeri lengan

Gejala penyakit jantung keenam adalah nyeri pada lengan. Jika rasa sakit menjalar ke lengan, terutama lengan kiri, atau ke leher, itu lebih mungkin berhubungan dengan jantung daripada gangguan pencernaan. 

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mata hingga Jantung, Sederet Manfaat Jagung Manis

7. Sakit rahang atau punggung

Gejala penyakit jantung ini bisa jadi tidak banyak disadari orang. Dengan adanya serangan jantung, bisa menjalar menjadi rasa sakit di rahang, atau punggung. 

Sekali lagi, jika sakit rahang ini tidak hilang, Anda harus segera menghubungi dokter.  

8. Sensasi tersedak

Terkadang sesak atau sakit bisa terjadi di tenggorokan saat gejala penyakit jantung muncul. Bagi Anda yang mungkin tidak memiliki riwayat penyakit jantung, cukup datang dan memeriksakan diri ke dokter.

Namun, apabila Anda pernah terserang penyakit jantung atau mengalami gejala penyakit jantung lainnya seperti yang sudah disebutkan di atas, ada baiknya segera memanggil ambulans saat merasakan sensasi tersedak.

9. Pergelangan kaki bengkak

Pergelangan kaki bengkak juga jadi salah satu gejala penyakit jantung. Gejala sakit jantung ini tidak boleh diabaikan, terutama jika pergelangan kaki menjadi sangat besar.

Karena kondisi ini bisa menjadi penanda gagal jantung. Tetapi, bisa jadi pergelangan kaki bengkak juga merupakan gejala penyakit lainnya. Jika pergelangan kaki Anda bengkak, ada baiknya segera ke dokter.

Baca Juga: Tidur Telanjang Ada Untungnya, Ini 5 Manfaat Tidur Telanjang

10. Kelelahan ekstrim

Merasa lelah sepanjang waktu bisa menjadi gejala penyakit jantung. Namun, kelelahan ekstrim juga bisa menjadi gejala umum pada penyakit lainnya. 

Jika Anda lelah dan telah bekerja berjam-jam atau begadang, mungkin ini adalah kelelahan biasa. Namun, jika Anda mulai mengalami kelelahan yang ekstrim dan disertai dengan belum berhenti dari gaya hidup tidak sehat, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter. 

11. Detak jantung tidak teratur

Gejala penyakit jantung terakhir adalah detak jantung yang tak beraturan. Kondisi ini disebut dengan fibrilasi atrium yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Baca Juga: Baik untuk Otak dan Jantung, Ini 8 Manfaat Sarapan untuk Kesehatan Anak-Anak

Cara mencegah penyakit jantung

Dengan mengetahui berbagai pemicu penyakit jantung diatas, diharapkan masyarakat dapat melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyakit jantung. 

Caranya, dengan menerapkan perilaku hidup sehat, rutin berolahraga, menghindari stres yang berlebihan saat berada di kantor maupun rumah, dan rutin mengkonsumsi antioksidan yang bisa didapatkan dengan makan buah dan sayur.

Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami mengalami gejala penyakit jantung, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.

Demikian penyebab penyakit jantung, gejala penyakit jantung, dan cara mencegah penyakit jantung. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×