kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

8 Penyebab Perut Buncit yang Perlu Diketahui, Yuk Catat!


Rabu, 28 Februari 2024 / 17:00 WIB
8 Penyebab Perut Buncit yang Perlu Diketahui, Yuk Catat!
ILUSTRASI. Perut buncit


Penulis: Ryan Suherlan

Penyebab Perut Buncit  - Ada banyak faktor penyebab perut buncit bisa muncul. Mulai dari dari faktor usia hingga hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Perut buncit adalah kondisi di mana bagian perut terlihat membesar atau terasa lebih berlemak dari biasanya. 

Selain itu, perut buncit juga bisa mengganggu aktivitas fisik dan membuat penampilan menjadi tidak percaya diri.

Baca Juga: Apa Manfaat Kulit Manggis? Catat 6 Hal Ini

Melansir dari Medical News Today, salah satu cara mengatasi perut buncit adalah dengan memperbaiki nutrisi, meningkatkan aktivitas, dan melakukan perubahan gaya hidup lainnya dapat membantu orang menghilangkan lemak perut.

Lantas apa saja penyebab perut buncit?

Berikut beberapa penyebab perut buncit yang perlu diketahui:

Pola Makan Tidak Sehat

Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan kalori berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak di sekitar perut. Makanan olahan, makanan cepat saji, serta minuman bersoda seringkali mengandung banyak kalori dan sedikit nutrisi, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan perut buncit.

Baca Juga: 7 Cara Mencegah Penyakit Diabetes yang Bisa Dilakukan dari Sekarang

Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup yang kurang aktif, seperti duduk terlalu lama di depan layar komputer atau televisi tanpa melakukan aktivitas fisik yang cukup, dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut. Aktivitas fisik yang teratur membantu membakar kalori dan menjaga berat badan yang sehat.

Genetika

Faktor genetika juga dapat memainkan peran dalam penumpukan lemak di area perut. Beberapa orang mungkin cenderung menyimpan lemak lebih banyak di perut mereka berdasarkan pewarisan genetik mereka.

Baca Juga: Kenali 8 Manfaat Imunisasi Bagi Kesehatan Anak

Stres

Stres kronis dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat merangsang penumpukan lemak di sekitar perut. Selain itu, stres juga dapat memengaruhi pola makan seseorang, mendorong mereka untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Kurangnya Tidur

Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh, seperti leptin dan ghrelin, yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Kondisi ini dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan dan penumpukan lemak, termasuk di area perut.

Usia

Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh cenderung melambat dan massa otot cenderung berkurang, yang dapat menyebabkan peningkatan penumpukan lemak, terutama di area perut.

Baca Juga: Waspada 6 Gejala Penyakit Tipes yang Sering Dialami

Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut. Alkohol mengandung banyak kalori dan dapat merusak metabolisme tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan perut buncit.

Kondisi Kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), resistensi insulin, dan gangguan hormon lainnya juga dapat berkontribusi pada penumpukan lemak di perut.

Memperbaiki pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, mengelola stres, dan menjaga kebiasaan tidur yang baik dapat membantu mengurangi risiko perut buncit dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Jika seseorang memiliki kekhawatiran kesehatan yang berkaitan dengan perut buncit, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis untuk evaluasi lebih lanjut dan saran yang sesuai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×