kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.889   13,00   0,07%
  • IDX 6.321   53,32   0,85%
  • KOMPAS100 829   6,32   0,77%
  • LQ45 629   2,73   0,44%
  • ISSI 219   2,35   1,08%
  • IDX30 352   0,44   0,12%
  • IDXHIDIV20 427   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   0,72   0,77%
  • IDXV30 118   0,29   0,25%
  • IDXQ30 111   -0,20   -0,18%

Sering kentut, malu, bagaimana kalo tidak bisa kentut, pertanda apa?


Rabu, 10 Juni 2020 / 21:52 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Sakit Perut


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

3. Ileus

Melansir Healthline, ileus adalah kondisi saat pergerakan di usus minim, sehingga makanan jadi menumpuk di usus.

Kondisi ini bisa terjadi saat ada masalah otot atau saraf yang terhubung dengan usus.

Ileus dapat menyebabkan makanan, cairan, dan gas di usus tersumbat.

Gejala ileus di antaranya tidak bisa kentut, sakit perut, kehilangan nafsu makan, sembelit, perut bengkak, mual, dan muntah.

Ileus jamak dialami orang yang baru dioperasi, karena efek samping penggunaan obat tertentu.

Namun, ada juga ileus yang disebabkan penyakit seperti kanker usus, penyakit autoimun crohn, parkinson, dan intususepsi.

Kondisi medis tertentu seperti ketidakseimbangan elektrolit, trauma usus, penurunan berat badan dengan cepat, dan penuaan juga bisa memicu ileus.

Ileus tak boleh diabaikan. Tanpa perawatan, ileus bisa membuat dinding usus berlubang.

Kondisi ini rentan menyebabkan isi usus yang banyak mengandung bakteri bocor ke bagian tubuh lainnya.

Jika mengalami gejala ileus, baiknya Anda segera mendapatkan perawatan medis. (Mahardini Nur Afifah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidak Bisa Kentut Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?", .
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×