kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pnuenomia mulai mewabah, 3 langkah ini bisa mengurangi risiko tertular


Sabtu, 18 Januari 2020 / 08:50 WIB
Pnuenomia mulai mewabah, 3 langkah ini bisa mengurangi risiko tertular
ILUSTRASI. Ilustrasi kesehatan paru-paru./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluuyo/04/07/2011.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pnuenomia bisa mengancam siapa saja. Namun, Anda bisa menghindari penyakit tersebut dengan melakukan cara sederhana berikut ini.  

Belakangan penyakit pnuemonia jadi sorotan masyarakat dunia khususnya Asia. Mengutip website World Health Organization (WHO), lembaga tersebut mengkonfirmasi penyakit ini terdeteksi di kota Wuhan, China.

Baca Juga: Ternyata, jamur menyimpan empat manfaat besar bagi penderita diabetes

Apa sih sebenarnya penyakit pnuemonia?

Susanti, Dokter Umum Balai Kesehatan Kompas Gramedia menjelaskan pnuemonia merupakan infeksi paru-paru. Infeksi tersebut membuat kantong udara paru-paru berisi cairan atau nanah dan meradang.

Alhasil, pembuluh darah di dalam paru-paru tidak bisa melakukan pertukaran udara. Efeknya, si penderita tidak bisa bernafas.

Penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor yakni bakteri, virus, kuman, jamur, dan muntahan. "Saat muntahan kembali tertelan dan masuk ke dalam saluran pernafasan, seseorang tersebut berisiko terkena pnuenomia," kata Santi.

Anda harus waspada dengan penyakit ini karena pnuemonia tergolong penyakit menular. Penyakit infeksi paru-paru ini bisa ditularkan ke banyak orang melalui udara.

Selain itu, penyakit ini bisa menyerang orang dewasa hingga bayi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara untuk menghindari penyakit ini.  

Menjaga daya tahan tubuh 

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk menghindari penyakit ini adalah dengan menjaga daya tahan tubuh. Tubuh yang sehat mempunyai sistem kekebalan tubuh yang mampu melawan virus, bakteri, dan kuman.

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, Anda sebaiknya mengkonsumsi makanan bergizi. Selain itu, Anda juga harus cukup tidur.

Khusus untuk anak bayi, sebaiknya Anda memberikan ASI selama enam bulan pertama. Sedangkan, untuk balita sebaiknya Anda memberikan makanan yang bergizi.

Baca Juga: Ingin sehat tapi malas olahraga? Coba cara ini

Selain itu, Anda bisa membentuk ketahanan tubuh lewat vaksinasi. "Anda bisa melakukan vaksinasi campak, influenza, dan lainnya," kata Santi.  

Menggunakan masker

Selanjutnya, Anda bisa menggunakan masker ketika sedang berada di sekitar orang sakit. Masker tersebut berfungsi sebagai filter udara yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Sebelum menggunakan masker sebaiknya Anda mencuci tangan dengan sabun agar steril.

Baca Juga: Pesta tahun baru segera tiba, simak tips berikut agar tubuh tetap sehat setelah pesta

Ketika memasang masker, Anda sebaiknya cukup memegang tali atau karet untuk diikat di belakang kepala. Kemudian, Anda tekan bagian atas masker untuk menyesuaikan bentuk hidung.

Saat Anda ingin melepaskan masker tersebut sebaiknya pegang tali atau karetnya saja. Setelah itu, Anda buang masker ke tempat sampah dan segera cuci tangan.

Sering mencuci tangan 

Terakhir, Santi menyarankan untuk sering mencuci tangan. Dengan begitu, kuman di tangan Anda tidak jadi sarang kuman.

Anda sebaiknya mencuci tangan dengan sabun atau cairan pembersih tangan.

Baca Juga: Ternyata, buah naga menyimpan empat manfaat untuk kesehatan tubuh

Bila belum sempat mencuci tangan, Anda sebaiknya tidak memegang area wajah. Contohnya, Anda tidak memegang hidung, mata, atau mulut.

Hal ini ditujukan agar kuman di tangan tidak sampai masuk ke dalam tubuh lewat mata, hidung, atau mulut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×