Covid-19

Perlu tahu! Ini beda gejala Covid-19 dari strain awal, varian alpha, beta, dan delta

Kamis, 22 Juli 2021 | 08:55 WIB Sumber: Kompas.com
Perlu tahu! Ini beda gejala Covid-19 dari strain awal, varian alpha, beta, dan delta

ILUSTRASI. Ada sejumlah perbedaan gejala-gejala infeksi Covid-19 yang perlu diwaspadai dari beberapa varian. REUTERS/Pavel Mikheyev

Varian baru Alpha pertama kali ditemukandi Inggris, dan pada awalnya disebut dengan varian B.1.1.7. Vairan Alpha diketahui lebih menular sekitar 50 persen dibanding strain aslinya. Sementara itu, gejala umum yang diakibatkan infeksi varian baru Alpha ini cenderung lebih parah daripada varian awal sekali. 

Beberapa gejala khusus dari infeksi varian Alpha, yakni :  

- Batuk berlendir 

- Keluar lendir bervirus dari mulut dan hidung 

- Batuk dan sakit tenggorokan 

- Hilang rasa dan indra penciuman 

- Sesak napas 

- Sulit berpikir jernih 

- Pusing, malaise, dan mual 

- Kelelahan dan nyeri otot 

Baca Juga: Catat! Ini 5 mitos tentang vaksin Covid-19 yang tidak benar

3. Varian Beta 

Varian berikutnya dari Covid-19 yang banyak ditemukan juga di Indonesia adalah varian Beta. Varian baru Beta ini pertama kali muncul di Afrika Selatan, dan disebut dengan B.1.351 pada awal ditemukannya. 

Mengutip Kompas.com, 3 Mei 2021, varian Beta memiliki pola mutasi berbeda, yang menyebabkan lebih banyak perubahan pada struktur protein spike milik virus corona.  

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian Beta diduga memengaruhi penurunan efikasi vaksin Covid-19. 

Adapun, gejala umum yang diakibatkan oleh infeksi varian Beta ini diketahui tidak jauh berbeda dari varian awal. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru