Tips Sehat

Perlu tahu, ini 5 metode diet puasa untuk turunkan berat badan

Selasa, 04 Mei 2021 | 11:04 WIB Sumber: Kompas.com
Perlu tahu, ini 5 metode diet puasa untuk turunkan berat badan

Sebuah studi perbandingan menunjukkan, orang yang mengikuti puasa alternatif hanya mengonsumsi 10 persen lebih banyak kalori pada hari-hari non-puasa. Metode puasa alternatif ini membuat orang-orang dapat menurunkan berat badan sebanyak 4,5-6 kilogram dalam tiga bulan. 

Di samping itu, juga menurunkan tekanan darah dan resistensi insulin. Kondisi ini mempromosikan autophagy, pembersihan sel yang memungkinkan tubuh membuang sel-sel lama dan rusak untuk menggantinya dengan yang baru. 

Kekurangannya, diet ini tidak mudah untuk diikuti. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine pada 2017. Di mana, sebanyak 38 persen orang yang menjalani puasa alternatif gagal, dibandingkan dengan 29 persen pelaku diet biasa yang membatasi kalori. 

2. Diet 5:2 

Diet 5:2 adalah versi puasa alternatif yang populer. Metode ini melibatkan dua hari pembatasan kalori dan lima hari makan bebas. Batasan kalorinya sama dengan puasa alternatif yakni 500 kaloriu untuk wanita dan 600 untuk pria. 

Namun, pastikan untuk tidak berpuasa dua hari berturut-turut. Makanan yang boleh dikonsumsi saat puasa setidaknya mengandung 50 gram protein per hari. 

Baca Juga: Cara menurunkan darah tinggi secara alami, coba minum 10 minuman ini

Selain itu, saat sedang berpuasa, banyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Dianjurkan untuk makan satu kali makan besar di penghujung hari dan memiliki asupan kalori yang lebih sedikit sepanjang hari. 

Sedangkan, saat non-puasa sebaiknya tetap mengonsumsi makanan yang sehat. Batasi asupan makanan olahan dan perbanyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, serta protein tanpa lemak. 

Manfaat metode ini sebenarnya tidak terlalu ekstrim dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan puasa alternatif. Sehingga jika puasa alternatif dirasa terlalu sulit, mungkin dapat mencoba diet 5: 2 karena memiliki manfaat untuk kesehatan. 

Baca Juga: Sedang diet? Hindari 8 jenis camilan yang bisa menaikkan berat badan berikut ini

Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada 2018 di British Journal of Nutrition, para peneliti membandingkan efek diet 5: 2 dengan diet terbatas kalori. 

Ditemukan, orang yang mengikuti diet 5:2 dapat menurunkan lemak darah (trigliserida) lebih efektif daripada orang yang mengikuti diet terbatas kalori dan tidak berpuasa. Sehingga, diet ini dapat mencegah risiko terkena serangan jantung dan stroke. 

Meski begitu diet 5:2 juga mungkin sulit diikuti oleh sebagian orang. Sebab, jika tidak diet dengan hati-hati, kita bisa merasa dehidrasi dan merasa kurang berenergi pada hari-hari puasa. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru