kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.727   20,00   0,11%
  • IDX 6.484   22,94   0,36%
  • KOMPAS100 856   0,89   0,10%
  • LQ45 651   0,34   0,05%
  • ISSI 225   1,87   0,84%
  • IDX30 361   -0,29   -0,08%
  • IDXHIDIV20 450   -0,34   -0,08%
  • IDX80 98   0,03   0,03%
  • IDXV30 125   0,34   0,27%
  • IDXQ30 116   -0,18   -0,15%

Minum air putih, ini 7 cara sederhana terbukti cegah gula darah tinggi


Kamis, 28 Oktober 2021 / 11:34 WIB
ILUSTRASI. Minum air putih, ini 7 cara sederhana terbukti cegah gula darah tinggi


Sumber: Healthline | Editor: S.S. Kurniawan

2. Rendah karbohidrat

Karbohidrat menyebabkan gula darah naik. Ketika Anda makan karbohidrat, mereka dipecah menjadi gula sederhana. Gula tersebut kemudian memasuki aliran darah.

Saat kadar gula darah meningkat, pankreas Anda melepaskan hormon yang disebut insulin, yang mendorong sel-sel Anda untuk menyerap gula dari darah. Hal ini menyebabkan kadar gula darah Anda turun.

Banyak penelitian menunjukkan, mengonsumsi makanan rendah karbohidrat bisa membantu mencegah lonjakan gula darah.

Diet rendah karbohidrat juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu penurunan berat badan, yang juga dapat mengurangi lonjakan gula darah.

Ada banyak cara untuk mengurangi asupan karbohidrat Anda, termasuk menghitung karbohidrat. 

Baca Juga: Tanpa obat, ini 3 cara efektif menurunkan gula darah tinggi di pagi hari

3. Makan lebih sedikit karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan adalah gula atau biji-bijian olahan. Beberapa sumber karbohidrat olahan yang umum adalah gula meja, roti putih, nasi putih, soda, permen, sereal sarapan, dan makanan penutup.

Karbohidrat olahan telah kehilangan hampir semua nutrisi, vitamin, mineral dan serat.

Karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi karena sangat mudah dan cepat dicerna oleh tubuh. Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah.

Sebuah studi observasional besar terhadap lebih dari 91.000 wanita menemukan, diet tinggi karbohidrat indeks glikemik tinggi dikaitkan dengan peningkatan diabetes tipe 2.

Lonjakan gula darah dan penurunan berikutnya yang mungkin Anda alami setelah makan makanan dengan indeks glikemik tinggi juga bisa meningkatkan rasa lapar dan dapat menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan.

Indeks glikemik karbohidrat bervariasi. Ini dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kematangan, yang Anda makan dan bagaimana karbohidrat dimasak atau disiapkan.

Umumnya, makanan gandum memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, seperti kebanyakan buah-buahan, sayur non-tepung dan kacang-kacangan.

Baca Juga: Anda bisa coba, 4 sayur ini terbukti bisa menurunkan gula darah




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×