kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Manfaat donor darah bagi tubuh, bisa turunkan risiko penyakit jantung dan stroke


Kamis, 18 November 2021 / 13:23 WIB
ILUSTRASI. Manfaat donor darah bagi tubuh, bisa turunkan risiko penyakit jantung dan stroke. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Penulis: Virdita Ratriani

2. Menurunkan risiko kanker

Selanjutnya, manfaat donor darah bagi tubuh adalah dapat menurunkan risiko kanker. Sebab, berkurangnya zat besi dalam tubuh akibat donor darah juga dapat mengurangi risiko terkena kanker.

Sebaliknya, kadar zat besi dalam darah yang terlalu berlebihan dianggap sebagai salah satu penyebab meningkatnya radikal bebas dalam tubuh yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker dan penuaan.

Sebuah penelitian yang melibatkan 2 kelompok dengan total 1200 orang memperlihatkan manfaat donor darah terhadap risiko kanker.

Pada kelompok yang melakukan donor darah 2 kali dalam satu tahun diketahui memiliki kadar besi dalam darah yang lebih stabil dan risiko kanker yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang tidak melakukan donor darah.

Baca Juga: Mengenal Ciri-Ciri Kanker DLBCL & Cara Pengobatan, Penyakit Yang Dihadapi Ari Lasso

3. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat donor darah bagi tubuh salah satunya adalah membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena rata-rata orang dewasa dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya.

Pendonor yang secara rutin menyumbangkan darahnya dapat mengalami penurunan berat badan yang berarti. Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa donor darah tidak dapat dijadikan sebagai pilihan program penurunan berat badan.

4. Mendeteksi penyakit serius

Selanjutnya, manfaat donor darah adalah dapat mendeteksi penyakit serius. Sebab, setiap kali akan mendonorkan darah, Anda akan menjalani pemeriksaan dasar rutin seperti pemeriksaan berat badan, suhu, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin.

Selain itu, Anda juga akan diminta untuk menjalani pemeriksaan darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sipilis, dan malaria. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit melalui transfusi.

Baca Juga: Kisah relawan LaporCovid-19 dan PMI DKI Jakarta berjibaku saat pandemi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×