kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Konsumsi Bayam Berlebihan Bisa Memicu Batu Ginjal?


Selasa, 19 September 2023 / 17:05 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

BAYAM DAN BATU GINJAL - Bayam, sayuran hijau yang kaya gizi. Perlu diketahui, konsumsi bayam berlebihan disebut-sebut bisa memicu terbentuknya batu ginjal. 

Bayam, sayuran hijau yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. 

Baca Juga: 6 Minuman yang Terbukti Aman dan Baik Diminum Penderita Diabetes

Bayam salah satu sayuran yang baik dikonsumsi untuk orang-orang yang sedang menjalankan program penurunan berat badan. 

Sayangnya, bayam disebut-sebut bisa memicu terbentuknya batu ginjal, benarkah? 

Mengutip dari Health Shots, Dr Dimple Jangda, Ayurveda dan pelatih kesehatan usus menjelaskan bayam mengandung banyak zat besi dan oksalat yang sangat sulit diserap dan diasimilasi oleh tubuh. 

Hal ini menjadi penyebab utama terbentuknya batu ginjal dan batu kandung empedu. 

Sekedar info, dalam satu gelas jus bayam atau smoothie bayam mengandung sekitar delapan sampai sepuluh kali lipat senyawa oksalat yang bisa ditangani oleh tubuh. 

Senyawa ini mengikat kalsium yang ada di dalam tubuh, mengakibatkan pembentukan batu kalsifikasi di ginjal dan kantong empedu. 

Efek samping bayam jika dikonsumsi berlebihan 

Bayam yang dikonsumsi berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang mempengaruhi kesehatan yakni: 

1. Masalah gastrointestinal 

Bayam kaya akan serat yang baik untuk pencernaan. Dengan catatan, Anda mengonsumsinya dalam jumlah sedang. 

Perlu Anda ketahui, asupan serat berlebihan dalam bentuk bayam bisa menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, gas, perut kembung, sembelit, diare, dan sindrom iritasi usus besar. 

2. Gangguan penyerapan mineral 

Banyam mengandung senyawa seperti fitat yang bisa menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan seng. 

3. Gangguan fungsi tiroid 

Bayam mengandung goitrogen, zat alami yang bisa menganggu fungsi normal kelenjar tiroid. 

Dalam jumlah besar, goitrogen bisa menghambat penyerapan yodium, sehingga berpotensi mempengaruhi produksi hormon tiroid. 

4. Reaksi alergi 

Beberapa orang mungkin mengalami alergi ketika makan bayam. Beberapa tanda-tanda alergi bayam adalah gatal-gatal dan kesulitan bernapas. 

Baca Juga: Menurunkan Berat Badan dan Asam Urat Tinggi, Ini Manfaat Air Rendaman Jeruk Nipis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×