kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Kabar Baik Bagi Penderita Darah Tinggi, Ini 7 Buah & Sayur Perontok Hipertensi


Selasa, 08 Agustus 2023 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Penderita hipertensi harus senantiasa memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi untuk mencegah lonjakan tekanan darah tinggi


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

6. Buah sitrus 

Buah sitrus, termasuk lemon dan jeruk mengandung hesperidin, antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah studi pada 2021, 159 orang mengonsumsi 500 ml jus jeruk yang diperkaya hesperidin selama 12 minggu. 

Hasilnya menunjukkan bahwa mengonsumsi jus jeruk secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan hesperidin berkontribusi pada efek ini. 

7. Semangka 

Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline. Tubuh mengubah citrulline menjadi arginine yang dapat membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong kelenturan di arteri. 

Efek ini bisa membantu aliran darah dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam suatu penelitian, orang dewasa dengan obesitas dan ringan atau prehipertensi mengonsumsi ekstrak semangka yang mengandung 6 gram (g) L-citrulline/L-arginine. 

Setelah 6 minggu, para peserta melihat penurunan tekanan darah di pergelangan kaki dan arteri brakialis. Arteri brakialis adalah arteri utama di lengan atas. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Buah Penurun Darah Tinggi yang Perlu Diketahui Penderita Hipertensi"
Penulis : Alicia Diahwahyuningtyas
Editor : Sari Hardiyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×