kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jangan makan daging mentah saat asam urat tinggi, ini alasannya


Sabtu, 23 Oktober 2021 / 07:58 WIB
ILUSTRASI. Saat kadar asam urat naik, biasanya penderita akan merasakan nyeri pada bagian tubuh tertentu.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sirup jagung tinggi fruktosa biasanya dijadikan pemanis tambahan pada makanan. Faktanya, pemanis ini buruk bagi penderita asam urat karena dapat memicu peningkatan produksi asam urat. 

Setelah mengonsumsi sirup jagung tinggi fruktosa, tubuh akan melepaskan purin dan menghasilkan asam urat. American College of Rheumatology mengeluarkan rekomendasi untuk membatasi sirup jagung fruktosa tinggi pada pasien dengan asam urat. 

"Rekomendasi ini disertakan untuk mempromosikan asupan air putih dan mengurangi gula tambahan pada individu daripada mengalami dampak langsung serangan asam urat," kata ahli gizi terdaftar Julie Stefanski, MEd, juru bicara di Academy of Nutrition and Dietetics. 

3. Minuman beralkohol 

Apabila kita menderita asam urat, jangan mengonsumsi minuman beralkohol. Wine, bir, dan minuman lain yang mengandung alkohol dapat meningkatkan risiko serangan asam urat meski dikonsumsi dalam jumlah moderat atau sedang. 

Dari semua minuman beralkohol yang ada, bir adalah minuman yang sangat perlu dihindari individu dengan masalah asam urat. 

"Bir lebih buruk daripada jenis alkohol lainnya karena kandungan purin yang tinggi," terang Siaton. 

Sebagai catatan, bir mengandung guanosin dalam jumlah tinggi. Guanosin adalah jenis purin yang sangat mudah diserap tubuh.  

Baca Juga: Bisa jadi obat jerawat dan pelembab, berikut 5 manfaat madu untuk wajah




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×