Inilah cara mencegah demam berdarah, gejala, dan penyebabnya

Kamis, 18 November 2021 | 11:28 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Inilah cara mencegah demam berdarah, gejala, dan penyebabnya

ILUSTRASI. Petugas Fogging Kecamatan Palmerah melakukan pengasapan di SDN Kota Bambu 07 Pagi, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (25/1/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.


KONTAN.CO.ID - Di musim hujan, masyarakat perlu mengetahui cara mencegah demam berdarah. Kementerian Kesehatan pun telah memberikan panduan cara mencegah demam berdarah melalui 3M Plus.

Selain cara mencegah, juga perlu diketahui penyebab demam berdarah dan gejalanya. Sebab, saat ini angka infeksi demam berdarah di beberapa daerah di Indonesia mulai naik saat memasuki musim hujan.

Hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan.

Dikutip dari Kompas.com (11/11/2021) sebanyak 424 warga di Jakarta Selatan dengan usia balita hingga dewasa terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Baca Juga: Tersedia di pasar sampai swalayan, ini 6 bahan alami yang efektif meredakan demam

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat juga meminta warga waspada terhadap potensi peningkatan kasus demam berdarah akibat perubahan cuaca.

Di Kota Mataram, tercatat 295 kasus DBD sejak Januari hingga Oktober 2021. Gejala demam berdarah antara lain, sakit kepala, nyeri otot, tulang atau sendi, mual, muntah, sakit di belakang mata, dan ruam di badan.

Kebanyakan orang pulih dalam waktu seminggu atau lebih. Dalam beberapa kasus, gejala memburuk dan dapat mengancam jiwa. Ini disebut demam berdarah parah, demam berdarah dengue atau sindrom syok dengue.

Lantas, bagaimana cara mencegah demam berdarah?

Baca Juga: Kenali Berbagai Jenis Penyakit Kista yang Terjadi pada Laki-Laki

Penyebab demam berdarah

Penyebab demam berdarah adalah gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes aegypti membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Ketika nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue menggigit seseorang maka virus tersebut memasuki aliran darah orang itu dan menyebabkan infeksi. Itulah yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah.

Baca Juga: Hati-hati dengan 5 Penyebab Nyeri Perut Kanan Bawah

Cara mencegah demam berdarah

Dirangkum dari laman Medical News Today, berikut adalah cara mencegah demam berdarah:

1. Gunakan kelambu nyamuk dan kasa

Pertama, cara mencegah demam berdarah adalah dengan menggunakan kelambu di tempat tidur cukup efektif untuk menahan nyamuk menggigit Anda saat tidur.

Selain itu, menyemprotkan insektisida di kelambu juga membuatnya semakin efektif mencegah nyamuk masuk dan menggigit Anda. Selain itu, tutup lubang angin di kamar menggunakan kasa juga bisa mencegah nyamuk masuk ke ruangan.

2. Mengenakan pakaian tertutup

Kedua, cara mencegah demam berdarah adalah dengan mengenakan pakaian tertutup seperti celana panjang, baju berlengan panjang, kaus kaki, dan penutup kepala juga cukup efektif mencegah gigitan nyamuk.

Baca Juga: Hati-Hati, 5 Tempat Ini Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Rumah

3. Gunakan obat nyamuk

Ketiga, cara mencegah demam berdarah adalah dengan menggunakan obat nyamuk yang setidaknya mengandung konsentrasi 10% dietiltoluamida (DEET), atau konsentrasi yang lebih tinggi untuk paparan yang lebih lama. Namun, hindari penggunaan DEET pada anak kecil.

4. Hindari wewangian

Sabun dan parfum yang beraroma kuat dapat menarik nyamuk.

Selain itu, hindari waktu-waktu tertentu seperti saat fajar, senja, dan sore hari untuk tidak berada di luar ruangan agar mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti.

5. Hindari air tergenang

Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di air yang bersih dan tergenang. Memeriksa dan membuang air yang tergenang dapat membantu mengurangi risiko terkena gigita nyamuk.

Untuk mengurangi risiko perkembangbiakan nyamuk di genangan air yakni:

  • Balikkan ember dan kaleng agar tidak tergenang air saat hujan.
  • Hilangkan kelebihan air dari piring pot tanaman untuk menghilangkan telur nyamuk
  • Jangan letakkan wadah di bawah unit AC
  • Ganti air dalam vas bunga setiap hari kedua dan gosok dan bilas bagian dalam vas.

Baca Juga: Batuk berdarah jangan panik, kenali penyebabnya dulu

Cara mencegah demam berdarah dengan 3M PLUS dari Kementerian Kesehatan

Selain sejumlah cara di atas, berikut adalah cara mencegah demam berdarah dengan 3M PLUS dari Kementerian Kesehatan atau Kemenkes:

  1. Menguras, merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya. Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut. Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.
  2. Menutup, merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.
  3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang), kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Baca Juga: Selain sakit perut, waspadai ciri-ciri penyakit lambung ini

Yang dimaksudkan Plus-nya adalah bentuk upaya pencegahan tambahan seperti berikut:

  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  • Menggunakan obat anti nyamuk
  • Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi
  • Gotong Royong membersihkan lingkungan
  • Periksa tempat-tempat penampungan air
  • Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
  • Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk

Itulah sejumlah cara mencegah demam berdarah yang bisa dilakukan di rumah.

Selanjutnya: Biasakan Cuci Tangan Agar Terhindar dari 5 Penyakit Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani

Terbaru