kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini 5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Naiknya Kadar Kolesterol Jahat


Senin, 31 Juli 2023 / 18:35 WIB
Ini 5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Naiknya Kadar Kolesterol Jahat


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, ini lima kebiasaan yang bisa memicu naiknya kadar kolesterol jahat. 

Kadar kolesterol jahat yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

Baca Juga: Mengobati Maag, Ini Manfaat Jantung Pisang yang Rendah Karbohidrat

Maka, penting untuk setiap orang mengontrol kadar kolesterol agar terhindar dari penyakit kronis tersebut. 

Mengutip dari Eating Well, ada berbagai faktor yang menyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat selain konsumsi makanan tinggi lemak. 

Berikut lima kebiasaan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah: 

1. Makan terlalu banyak gula tambahan 

Gula tambahan bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung koroner. 

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tambahan tidak lebih dari 100 kalori per hari untuk perempuan dan 150 kalori per hari untuk laki-laki. 

Perlu Anda ketahui, gula tambahan banyak ditemukan dalam makanan dan minuman manis seperti minuman soda, sereal batangan, dan beberapa yogurt. 

2. Makan terlalu banyak biji-bijian olahan 

Seperti gula tambahan, biji-bijian olahan memberikan nilai gizi minimal karena nutrisi penting di dalamnya hilang selama proses pembuatan. 

Biji-bijian olahan bisa dicerna dan diserap tubuh dengan cepat sehingga menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba dan memicu pankreas untuk memproduksi dan melepaskan banyaki insulin. 

Biji-bijian olahan yang dikonsumsi secara terus menerus bisa meningkatkan berat badan, trigliserida, resistensi insulin, dan menyebabkan penyakit jantung koroner. 

3. Kurang konsumsi serat 

Serat larut yang terkandung dalam makanan bertindak sebagai spons yang mengikat kolesterol dan lemak makanan dan membuangnya sebagai feses. 

Misalnya, beta glukan, suatu bentuk serat larut dalam gandum bisa membantu menurunkan kolesterol. 

Laki-laki dan perempuan dianjurkan mengonsumsi serat masing-masing 38 gram dan 25 gram per hari. 

4. Kurang asupan lemak omega 3

Orang yang kurang mendapatkan asupan lemak omega 3 bisa memicu kenaikan kadar kolesterol jahat. 

Ikan berlemak seperti salmon, makarel, herring, dan sarden kaya akan lemak omega 3 yang bisa meningkatkan kolesterol baik. 

5. Tubuh kurang aktif 

Kurang olahraga atau tubuh tidak aktif bisa memicu naiknya kadar kolesterol jahat. 

Asal tahu saja, melakukan aktivitas fisik secara teratur bisa mendorong penurunan berat badan dan kadar kolesterol yang lebih sehat dengan membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. 

Anda bisa mulai dengan melakukan olaharaga selama 30 menit setiap hari. 

Baca Juga: Selain Penis Tidak Melengkung saat Ereksi, Ini Tanda Penis Sehat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×