Kesehatan Umum

Darah rendah ekstrem bisa mengancam jiwa, kenali gejalanya

Senin, 12 April 2021 | 08:05 WIB Sumber: Kompas.com
Darah rendah ekstrem bisa mengancam jiwa, kenali gejalanya

ILUSTRASI. Hipotensi adalah kondisi tubuh ketika tekanan darah mencapai 90/60 mmHg atau lebih rendah.

- Elektrokardiogram (EKG) 

Selama tes tanpa rasa sakit dan non-invasif ini, tempelan lembut dan lengket (elektroda) dipasang pada kulit dada, lengan, dan kaki Anda. Tempelan tersebut akan mendeteksi sinyal listrik jantung Anda sementara mesin merekamnya di atas kertas grafik atau menampilkannya di layar. 

EKG yang dapat dilakukan di ruang pemeriksaan dokter dapat mendeteksi ketidakteraturan dalam ritme jantung Anda, masalah struktural di jantung Anda, dan masalah dengan suplai darah dan oksigen ke otot jantung Anda. 

Itu juga dapat mengetahui apakah Anda mengalami serangan jantung atau pernah mengalaminya di masa lalu. 

Baca Juga: 4 Efek samping jahe untuk kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan

- Tes kemiringan tegak lurus 

Jika Anda memiliki tekanan darah rendah saat berdiri atau dari sinyal otak yang salah (hipotensi yang dimediasi secara saraf), tilt table test atau tes kemiringan tegak lurus dapat mengevaluasi bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap perubahan posisi. 

Selama tes, Anda akan diminta berbaring di atas meja yang dimiringkan untuk mengangkat bagian atas tubuh Anda yang mensimulasikan gerakan dari horizontal ke posisi berdiri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Gejala Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai"
Penulis : Irawan Sapto Adhi
Editor : Irawan Sapto Adhi

 

Selanjutnya: Sederet makanan untuk tekanan darah rendah ini bisa Anda konsumsi

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru