kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

​Catat, ini 3 tipe masker kain SNI yang ditetapkan pemerintah


Jumat, 02 Oktober 2020 / 08:24 WIB
ILUSTRASI. Perajin mengecek kualitas masker batik. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.


Penulis: Virdita Ratriani

Masker kain SNI tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri

  1. Masker harus memiliki minimal dua lapis kain.
  2. Kombinasi bahan yang paling efektif digunakan adalah kain dari serat alam seperti katun, ditambah dua lapisan kain chiffon mengandung polyester-spandex yang mampu menyaring 80-99% partikel, tergantung pada ukuran partikelnya.
  3. Daya serap sebesar ≤ 60 detik. 
  4. Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/kg. 
  5. Tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serta saliva.
  6. Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri dengan ambang batas ≥ 60 persen. 
  7. Mutu masker mampu bertahan di tekanan differensial dengan ambang batas ≤ 15. 

Baca Juga: Hati-hati, face shield tak benar-benar mencegah virus Corona

Masker kain SNI tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel

  1. Masker harus memiliki minimal dua lapis kain.
  2. Kombinasi bahan yang paling efektif digunakan adalah kain dari serat alam seperti katun, ditambah dua lapisan kain chiffon mengandung polyester-spandex yang mampu menyaring 80-99% partikel, tergantung pada ukuran partikelnya.
  3. Daya serap sebesar ≤ 60 detik. 
  4. Kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/kg.
  5. Tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serta saliva.
  6. Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri dengan ambang batas ≥ 60 persen. 
  7. Mutu masker mampu bertahan di tekanan differensial dengan ambang batas ≤ 21. 

SNI 8914:2020 juga menetapkan kadar logam terekstraksi maksimum, ketahanan terhadap pembahasan permukaan minimum melalui uji siram, kadar PFOS dan PFOA pada masker kain yang menggunakan anti air. Serta nilai aktivitas antibakteri minimum pada masker kain yang menggunakan antibakteri.

Baca Juga: Masker scuba dilarang, masker kain jadi penopang bisnis masker




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×