kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45934,63   6,99   0.75%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Benarkah Daun Singkong Untuk Obat Darah Tinggi? Cek Bahan Herbal Obat Darah Tinggi


Sabtu, 02 September 2023 / 05:00 WIB
Benarkah Daun Singkong Untuk Obat Darah Tinggi? Cek Bahan Herbal Obat Darah Tinggi


Reporter: Adi Wikanto, Helvana Yulian | Editor: Adi Wikanto

Bahan Herbal Obat Darah Tinggi - Jakarta. Apakah daun singkong bisa mengobati darah tinggi? Simak bahan herbal untuk obat darah tinggi.

Banyak orang mencari bahan herbal obat darah tinggi. Obat herbal darah tinggi bermanfaat untuk membantu pengobatan hipertensi oleh dokter.

Lalu, apakah daun singkong bisa bermanfaat sebagai obat darah tinggi?

Manfaat daun singkong

Singkong termasuk sumber kalori nomor tiga terpenting setelah padi dan jagung. Selain umbinya, daun umbi ini pun memberikan seguadang manfaat untuk kesehatan.  

Berdasarkan penelitian terbitan Plant Foods for Human Nutrition, kandungan daun singkong sangat kaya akan nutrisi, bahkan melebihi tanaman lain seperti bayam.   

Daun singkong mengandung sumber protein yang cukup tinggi dan juga vitamin B1, B2, C, karotenoid, dan 109 mineral lainnya, seperti fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium.  

Baca Juga: 4 Obat Darah Tinggi Alami yang Ampuh dan Cara Membuatnya di Rumah

Simak beragam manfaat sayur daun singkong yang perlu Anda ketahui berikut ini yang dilansir dari Web MD, antara lain:  

1. Menurunkan kadar kolesterol

Manfaat sayur daun singkong ini masih berhubungan dengan serat. Mengonsumsi daun singkong pada batas tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.  

Studi juga mencatat bahwa makanan yang kaya akan serat juga dapat menyehatkan jantung, mengurangi peradangan, dan menurunkan tekanan darah.   

2. Mengatasi radang sendi

Manfaat sayur daun singkong selanjutnya adalah mengatasi radang sendi. Daun singkong memiliki mineral magnesium yang cukup untuk mengatasi radang sendi. Kandungan mineral ini merupakan keempat terbanyak di dalam tubuh. 

Mineral ini menawarkan banyak manfaat, salah satunya mengurangi peradangan. Anda yang menderita radang sendi juga bisa mendapatkan manfaat magnesium dari bahan makanan ini. 

Pasalnya, asupan magnesium yang cukup membantu mengembangkan dan memadatkan tulang.   

3. Mengobati diare

Manfaat sayur daun singkong juga bisa mengatasi gangguan pencernaan lain, yaitu masalah diare. Hal ini dibuktikan penelitian dari Journal of Ayurvedic and Integrative Medicine. 

4. Meningkatkan metabolisme tubuh

Manfaat sayur daun singkong selanjutnya adalah meningkatkan metabolisme tubuh. Daun singkong merupakan salah satu sayuran yang menjadi sumber protein yang cukup tinggi. 

Protein pada daun singkong ini mengandung vitamin B yang akan membantu tubuh membentuk sel-sel tubuh yang baru.  

Sel-sel tubuh tersebut kemudian akan membentuk enzim yang dapat membantu sistem metabolisme tubuh.   

Baca Juga: Selain Merelaksasi, Ini Sederet Manfaat Teh Mawar untuk Kesehatan Tubuh

5. Mencegah gizi buruk 

Meski sayur daun singkong tergolong sebagai makanan sederhana, manfaat makan daun singkong membantu memenuhi kebutuhan gizi. 

Hidangan ini mengandung total asam amino esensial yang mirip dengan jumlah protein pada telur ayam.  

Bahkan, dibandingkan bahan makanan lain, seperti bayam, kacang kedelai, oat, dan beras, asam amino esensial pada daun singkong terbukti lebih tinggi.  

Kandungan dan manfaat daun singkong memang sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Anda bisa masukkan dedaunan hijau ini dalam menu harian sebagai sayuran guna memperoleh khasiat bagi tubuh.

Bahan Herbal obat darah tinggi

Dilansir dari Kompas.com, berikut sejumlah bahan herbal obat darah tinggi:

  • Basil

Bahan herbal obat darah tinggi yang pertama adalah basil. Basil adalah ramuan beraroma khas yang dikenal sebagai obat alternatif karena kaya akan senyawa-senyawa bermanfaat. Salah satu senyawa yang tinggi dalam basil adalah eugenol.

Penelitian mengaitkan senyawa antioksidan alami ini dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk potensi dalam menurunkan tekanan darah. Eugenol dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan cara menghambat saluran kalsium secara alami.

Fungsi penghambat saluran kalsium adalah untuk mencegah pergerakan kalsium ke dalam jantung dan dinding arteri. Ini memungkinkan pembuluh darah untuk "bersantai" dan melebar.

Penelitian pada hewan menunjukkan, ekstrak basil dapat memberikan efek positif pada pembuluh darah dengan merileksasikannya dan mengencerkan darah. Dampak ini pada akhirnya dapat membantu menurunkan tekanan darah. Meski demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk mengungkap apakah basil juga dapat membantu menurunkan tekanan darah pada manusia.

  • Peterseli

Bahan herbal obat darah tinggi yang kedua adalah tanaman peterseli. Peterseli mengandung vitamin C dan karotenoid yang memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian telah menunjukkan, antioksidan karotenoid dapat membantu mengurangi tekanan darah serta kolesterol jahat. Kedua faktor tersebut merupakan penyebab risiko penyakit jantung.

Hasil penelitian pada hewan menunjukkan, peterseli memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah, baik tekanan sistolik maupun diastolik. Ini kemungkinan karena peterseli memiliki efek serupa dengan penghambat saluran kalsium yang berfungsi mengendurkan dan memperlebar pembuluh darah.

Namun, penelitian mengenai hubungan antara peterseli dan tekanan darah pada manusia masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian lebih lanjut di bidang ini untuk lebih memahami efek peterseli terhadap tekanan darah manusia.

  • Biji seledri

Bahan herbal obat darah tinggi yang ketiga adalah biji seledri. Biji seledri mengandung banyak nutrisi penting seperti zat besi, magnesium, mangan, kalsium, dan serat.

Salah satu penelitian pada tikus telah menginvestigasi dampak ekstrak biji seledri terhadap tekanan darah. Hasil studi ini menunjukkan ekstrak biji seledri mampu mengurangi tekanan darah pada tikus yang sebelumnya telah memiliki tekanan darah tinggi. Namun, efek serupa tidak ditemukan pada tikus yang tekanan darahnya normal.

Para peneliti berpendapat, senyawa yang ada dalam ekstrak biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan bekerja sebagai penghambat saluran kalsium alami. Tak hanya itu, biji seledri juga menjadi sumber serat makanan yang baik. Ini telah terbukti terkait dengan penurunan tekanan darah.

Walaupun demikian, penelitian mengenai hubungan antara biji seledri dan tekanan darah masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk menggali lebih dalam mengenai hal ini.

  • Bawang putih

Bahan herbal obat darah tinggi yang ketiga adalah bawang putih. Bawang putih mengandung senyawa sulfur, seperti allicin yang dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengendurkan pembuluh darah.

Secara kolektif, faktor-faktor ini dapat membantu menurunkan tekanan darah Sebuah penelitian selama 24 minggu pada 30 orang menemukan, 600-1.500 mg ekstrak bawang putih sama efektifnya dalam menurunkan tekanan darah seperti obat Atenolol.

Ada pula penelitian terhadap 12 penelitian pada lebih dari 550 orang dengan tekanan darah tinggi menemukan, mengonsumsi bawang putih dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata 8,3 mmHg dan 5,5 mmHg.

  • Timi

Bahan herbal obat darah tinggi yang keempat adalah timi. Timi memiliki aroma khas yang penuh dengan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya seperti asam rosmarinic.

Penelitian telah mengaitkan senyawa ini dengan sejumlah manfaat, termasuk kemampuannya dalam mengurangi peradangan, mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan aliran darah.

Tidak hanya itu, asam rosmarinic juga memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah. Dalam penelitian pada hewan, konsumsi asam rosmarinic terbukti secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik melalui penghambatan enzim pengubah angiotensin (ACE).

Enzim ACE adalah faktor yang mempersempit pembuluh darah dan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, penghambatan enzim ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Studi pada hewan juga menunjukkan, mengonsumsi ekstrak timi dapat mengurangi risiko faktor penyakit jantung seperti kolesterol total, kolesterol jahat, trigliserida, dan tekanan darah. Meskipun demikian, penelitian mengenai hubungan antara timi dan tekanan darah pada manusia masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memahami lebih lanjut efek timi terhadap tekanan darah.

  • Kayu manis

Bahan herbal obat darah tinggi yang kelima adalah kayu manis. Kayu manis merupakan rempah aromatik yang diperoleh dari kulit dalam pohon dari keluarga Cinnamomum yang sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai cara mengatasi masalah jantung, termasuk tekanan darah tinggi.

Meskipun cara pasti kayu manis menurunkan tekanan darah belum sepenuhnya dipahami, penelitian pada hewan menunjukkan, kayu manis mungkin berperan dalam melebarkan dan merilekskan pembuluh darah.

Sebuah tinjauan yang melibatkan sembilan penelitian dengan total 641 peserta menunjukkan, mengonsumsi kayu manis dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata sekitar 6,2 mmHg dan 3,9 mmHg.

Efek ini ternyata lebih signifikan ketika kayu manis dikonsumsi secara rutin selama 12 minggu. Pada tambahan tinjauan yang melibatkan tiga penelitian dengan 139 peserta diabetes tipe 2, ditemukan, mengonsumsi 500-2.400 mg kayu manis setiap hari selama 12 minggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik rata-rata masing-masing sebesar 5,39 mmHg dan 2,6 mmHg.

  • Jahe

Bahan herbal obat darah tinggi yang keenam adalah jahe. Sejak zaman dahulu, jahe digunakan untuk mendukung kesehatan jantung, termasuk memperbaiki sirkulasi darah, mengatur kadar kolesterol, dan menstabilkan tekanan darah.

Berdasarkan penelitian pada manusia dan hewan, diketahui bahwa mengonsumsi jahe bisa membantu menurunkan tekanan darah melalui beberapa mekanisme. Jahe berperan sebagai penghambat saluran kalsium alami serta penghambat ACE alami yang pada dasarnya adalah efek yang serupa dengan obat-obatan tekanan darah. Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 4.000 orang menunjukkan, orang yang mengonsumsi jumlah jahe tertinggi, yaitu sekitar 2-4 gram per hari, memiliki risiko terendah mengalami tekanan darah tinggi.

Itulah manfaat daun singkong untuk kesehatan. Jadi, daun singkong bukan untuk obat darah tinggi. Gunakan bahan herbal untuk obat darah tinggi seperti jahe, kayu manis dan bawang putih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×