kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Waspada Kolesterol, Hipertensi & Asam Urat Saat Lebaran, Ini Cara Mengatasinya


Jumat, 21 April 2023 / 04:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Salah satu momen Lebaran yang ditunggu-tunggu adalah menyantap makanan khas hari raya yang bersantan dan berlemak. Begini cara mengatasi kolesterol, hipertensi, gula darah tinggi, dan asam urat.

Meski terkesan menarik dan menyenangkan, penting juga untuk mengerem atau mengontrol asupan makanan khas Lebaran, seperti opor ayam, rendang, gulai, dan sop iga, biar tidak menimbulkan gejala penyakit. 

Berikut cara mengatasi kolesterol, hipertensi, gula darah tinggi, dan asam urat:

Baca Juga: 5 Cara Mudah Menjaga Kadar Kolesterol saat Lebaran

Hipertensi 

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. 

Kondisi ini sering disebut The Silent Killer karena sering muncul tanpa ada keluhan. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipertensi: 

  • Berolahraga teratur setidaknya 150 menit dengan intensitas sedang per minggunya. 
  • Mengurangi stres, bisa dengan mandi air hangat, yoga, atau meditasi. Hindari minuman beralkohol, merokok, dan makanan cepat saji. 
  • Tidak konsumsi garam berlebih, atau setidaknya konsumsi garam sebanyak 5 gram saja bagi penderita hipertensi. 
  • Perbanyak makan buah dan sayuran. Kontrol berat badan.

Baca Juga: Waspada Diabetes! Ini Penyebab Gula Darah Rendah dan Gula Darah Tinggi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×