Waduh, Terinfeksi Covid-19 Bisa Bikin Otak Menyusut!

Selasa, 08 Maret 2022 | 08:07 WIB Sumber: BBC,Kompas.com
Waduh, Terinfeksi Covid-19 Bisa Bikin Otak Menyusut!

ILUSTRASI. Para ilmuwan menemukan perbedaan signifikan dalam pemindaian MRI (magnetic resonance imaging) sebelum dan sesudah infeksi Covid-19 yang dialami otak seseorang.


KONTAN.CO.ID - LONDON. Para ilmuwan menemukan perbedaan signifikan dalam pemindaian MRI (magnetic resonance imaging) sebelum dan sesudah infeksi Covid-19 yang dialami otak seseorang.

Bahkan setelah infeksi ringan, ukuran keseluruhan otak sedikit menyusut, dengan sedikit materi abu-abu di bagian yang berhubungan dengan penciuman dan ingatan.

Melansir BBC, para peneliti tidak mengetahui apakah perubahan itu permanen. Namun mereka menekankan otak bisa sembuh.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature.

"Kami melihat pada dasarnya infeksi ringan. Jadi untuk melihat bahwa kami benar-benar dapat melihat beberapa perbedaan di otak mereka dan seberapa banyak yang dimiliki otak mereka berubah dibandingkan dengan mereka yang tidak terinfeksi cukup mengejutkan," jelas penulis utama riset Prof Gwenaelle Douaud, dari Wellcome Center for Integrative Neuroimaging, di University of Oxford.

Baca Juga: Gejala-gejala Varian Ketiga Omicron Bernama BA.3 Berdasarkan WHO

Proyek Biobank Inggris telah memantau kesehatan 500.000 orang selama sekitar 15 tahun dan memiliki basis data pemindaian yang direkam sebelum pandemi, sehingga memberikan kesempatan unik untuk mempelajari dampak kesehatan jangka panjang dari virus tersebut.

Para ilmuwan memindai ulang:

  • 401 peserta 4,5 bulan, rata-rata, setelah infeksi mereka, 96% di antaranya memiliki Covid ringan
  • 384 peserta yang belum terjangkit Covid

Mereka menemukan:

  • Ukuran otak keseluruhan pada peserta yang terinfeksi telah menyusut antara 0,2 dan 2%
  • Ada kehilangan materi abu-abu di area penciuman, terkait dengan penciuman, dan wilayah yang terkait dengan memori
  • Mereka yang baru saja pulih dari Covid merasa sedikit lebih sulit untuk melakukan tugas mental yang kompleks

Baca Juga: Omicron Siluman Terdeteksi di Yogyakarta, Ini Ciri-Ciri dan Gejalanya

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru