kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Tantangan dan peluang ZAP rintis bisnis klinik ketampanan pria


Kamis, 11 Juli 2019 / 22:47 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Yudho Winarto

“Jenis perawatan dasar sebenarnya tidak beda jauh. Hanya kebutuhannya saja yang beda. Kalau di ZAP ada perawatan hair removal, di MEN/O/LOGY tidak ada. Lihat kebutuhan dasarnya,” kata dr. Endi.

Menurutnya, semua jenis kulit, baik pria maupun wanita wajib dirawat. Apalagi jika melihat kadar polusi udara yang makin tinggi dan intensitas kegiatan di luar ruangan.

Namun, bagi kaum pria, perawatan sering dianggap tabu dan dianggap tidak gentle. Anggapan itulah yang membuat kaum pria enggan merawat dirinya.

“Padahal semakin bertambahnya usia, sangat penting merawat kesehatan dan kebersihan kulit. Nanti baru nilai plusnya pada penampilan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Tompi, Co-founder MEN/O/LOGY by ZAP serta dokter yang juga aktif di dunia hiburan. Ia mengungkapkan tantangan terbesar dalam mengembangkan bisnis ini adalah mengubah mindset masyarakat, bahwa perawatan tidak hanya dibutuhkan wanita saja.

“Paling berat ya mengubah mindset bahwa laki-laki perawatan ya akan tetap jadi laki-laki. Karena beberapa pasien saya, khususnya yang bapak-bapak itu minder kalau mau ke klinik perawatan. Masak iya kalau hanya perawatan cuci muka, lalu enggak jadi laki-laki lagi,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×