kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,41   -2,46   -0.24%
  • EMAS1.131.000 0,27%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sering Mengalami Nyeri Haid? Ini 5 Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid


Rabu, 15 Maret 2023 / 07:59 WIB
Sering Mengalami Nyeri Haid? Ini 5 Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid
ILUSTRASI. Sering Mengalami Nyeri Haid? Ini 5 Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Menstruasi atau haid sering kali dibarengi dengan nyeri perut. Beberapa perempuan bahkan mengalami nyeri perut yang parah hingga tidak dapat beraktivitas. 

Mengutip dari situs Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, nyeri haid biasanya muncul saat awal masa haid, tepatnya di bagian peruat dasar. 

Nyeri haid biasa disebut dismenore, hal yang dirasakan seperti kram, nyeri perut bawah, dan punggung bawah, paha sisi dalam seperti ditarik, mual, muntah, diare, pusing, hingga sakit kepala.

Muhammad Anas Dosen Fakultas Kedokteran (FK) UM Surabaya membagikan sejumlah tips perawatan yang bisa dilakukan perempuan untuk meredakan nyeri haid.

Baca Juga: 19 Jurusan Baru di Unair dan Daya Tampungnya di Jalur SNBT 2023

1. Mengompres dengan air hangat

Mengompres air hangat ke daerah perut dapat meredakan rasa sakit yang dirasakan. Seseorang bisa mengisi botol air panas atau bantal pemanas untuk ditempelkan di perut.

Panas di perut dapat mengendurkan otot dan meredakan kejang. Selain itu, panas membantu mengendurkan otot-otot rahim dan organ sekitarnya, yang secara otomatis meredakan kram dan rasa tidak nyaman, karena perbaikan sirkulasi darah.

“Seseorang juga bisa meletakkan bantal pemanas di punggung bawah untuk meredakan nyeri punggung. Alternatif lain seseorang bisa berendam di air hangat untuk membantu mengendurkan otot perut, punggung, dan kaki,” jelas Anas, dikutip dari situs UM Surabaya.

2. Melakukan aktifitas ringan 

Saat menstruasi seseorang dianjurkan untuk tetap beraktivitas ringan, karena hal ini dapat meredakan rasa sakit. Seseorang tidak disarankan aktivitas yang berat.

3. Melakukan akupresur.

Akupresur merupakan penekanan di titik akupuntur yang berdampak pada produksi endorphin sebagai penghilang rasa nyeri. Titik-titik yang perlu dilakukan pemijatan beberapa kali diantaranya: 

  • Titik hegu diantara pangkal ibu jari dan jari telunjuk, yang terletak di area otot 
  • Titik sanyinjiao terletak di empat jari atas mata kaki tepat di ujung tulang kering 
  • Titik sacral points terletak di daerah sacral atau di sekitar tulang ekor
  • Titik taichong terletak di bagian atas kaki, titik antara jempol kaki dan jari kedua

Baca Juga: Berapa Biaya Pendaftaran SNBT 2023? Cek Biaya, Syarat, dan Materi Tes Jalur SNBT Ini

4. Memberikan pijat ringan 

Pijatan lembut di pinggang pinggul juga dapat mengendurkan otot panggul dan mengurangi kram. Sebelum dipijat, seseorang bisa mengoleskan minyak pijat, body cream atau minyak kelapa ke kulit untuk mengurangi kram.

5. Mengoleskan minyak atsirii 

Seseorang bisa menggosok perut dengan menambahkan beberapa tetes minyak atsiri seperti minyak cengkih yang mengandung eugenol tinggi yang bersifat analgesik (pereda nyeri), anti inflamasi, dan anti bakteri. Minyak lavender bisa meredakan stres dan mengurangi rasa sakit.

“Seseorang juga bisa menggunakan minyak peppermint karena memiliki komponen utama mentol yang berefek analgesik alami, serta minyak kemenyan dari resin pohon boswellia carterri yang memiliki sifat analgesik dan antiinflamasi,” jelas Anas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Outlook 2024, Meneropong saham unggulan di Tahun Politik The Coughing Dragon | Global Market Series - China

[X]
×