kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Protokol kesehatan keluarga: Begini cara meningkatkan imunitas tubuh


Rabu, 21 Oktober 2020 / 00:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) merilis protokol kesehatan keluarga pada masa pandemi Covid-19, yang juga memuat cara meningkatkan imunitas tubuh.

"Keputusan protokol kesehatan keluarga dibuat berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo pada September lalu," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro seperti dikutip covid19.go.id.

Dalam Protokol Kesehatan Keluarga, Reisa mengatakan, ada 4 hal utama. 

Pertama, protokol kesehatan keluarga secara umum. Misalnya, cara pemakaian masker dengan benar dan melindungi anggota keluarga yang rentan atau berisiko tinggi. 

Baca Juga: Senjata lawan virus corona, berikut 8 cara meningkatkan imunitas tubuh

Petugas mencuci tangan sebelum memasuki kawasan Pasar Mayestik
Petugas mencuci tangan sebelum memasuki kawasan Pasar Mayestik

Kedua, protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang terpapar. Jika terjadi, siapa yang harus dihubungi untuk mendapatkan pertolongan segera, bagaimana proses karantina, atau isolasi mandirinya. 

Ketiga, protokol kesehatan keluarga ketika beraktivitas di luar rumah. "Ini penting. Cara membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah. Memastikan kita tidak membawa pulang virus masuk ke dalam rumah, dari pakaian ataupun barang-barang bawaan kita," ujar Reisa. 

Cara meningkatkan imunitas

Keempat, protokol kesehatan di lingkungan sekitar tempat tinggal, ketika ada warga yang terpapar. Bagaimana tanggungjawab sosial sebagai anggota masyarakat di lingkungan rumah juga penting. 

Mulai menjaga kebersihan lingkungan sampai dengan tidak memberikan stigma negatif kepada tetangga yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Mereka (positif) justru yang harus dibantu," tegas Reisa.

Baca Juga: Begini tips menjaga kebugaran di tengah pandemi Covid-19 versi Direktur BTN




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×