kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Penyebab migrain bisa diobati dengan cara ini, lo


Minggu, 27 September 2020 / 14:15 WIB


Penulis: Belladina Biananda

KONTAN.CO.ID - Migrain adalah jenis sakit kepala yang bisa berlangsung beberapa jam atau bahkan sepanjang hari. Meski penyebab migrain tak bisa dipastikan, ada beberapa hal yang memicu munculnya rasa berdenyut di sebagian kepala.

Melansir dari Family Doctor, ada beberapa tipe migrain yang biasanya dirasakan oleh seseorang. Misalnya, classic migrain, common migrain, migrain tanpa sakit kepala, hemiplegic migrain.

Secara umum, migrain membuat aktivitas Anda terganggu karena Anda akan merasa kesakitan. Setiap orang pun memiliki kondisi yang berbeda saat mengalami migrain.

Biasanya, tubuh akan mengirimkan sejumlah sinyal sebelum Anda benar-benar merasakan munculnya migrain. Beberap sinyal yang mungkin Anda rasakan adalah perubahan mood, haus, dan lapar.

Baca Juga: Penyebab sakit kepala yang perlu Anda waspadai

Penyebab migrain

Melansir Family Doctor, penyebab migrain memang belum bisa dipastikan, tapi ada kemungkinan perubahan hormon serotonin adalah penyebabnya.

Serotonin merupakan salah satu hormon dalam tubuh yang memegang banyak fungsi, sehingga memengaruhi pembuluh darah. Saat serotonin meningkat, pembuluh darah akan menyusut. 

Sedangkan saat serotonin menurun, pembuluh darah akan melebar. Anda bisa merasa kesakitan saat pembuluh darah melebar atau membengkak.

Selain masalah hormon, para peneliti juga menduga penyebab migrain lainnya, yaitu gen atau riwayat keluarga. Menurut The American Migrain Foundation, jika salah satu orangtua memiliki migrain, maka kemungkinan anak-anak mengalami hal yang sama adalah 50%.

Baca Juga: 3 obat sakit kepala yang manjur dan mudah untuk dilakukan




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×