kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pasca sembuh dari virus corona, waspada rambut rontok!


Selasa, 04 Agustus 2020 / 10:26 WIB
ILUSTRASI. Rambut rontok menjadi salah satu efek Virus Corona. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/30/01/2012.


Penulis: Belladina Biananda

Dr. Glashofer menyebutkan bahwa rambut akan kembali ke siklus pertumbuhan semula dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

Baca Juga: Obat iritasi kulit bayi, perlu diperhatikan agar kondisi tidak semakin parah

Pertumbuhan rambut yang kembali sehat ditandai dengan tumbuhnya rambut-rambut kecil di garis rambut depan. Today menyebutkan bahwa telogen effluvium tidak menyebabkan rasa gatal atau gejala lain.

Jika Anda merasakan gejala lain, Anda bisa melakukan tes darah. Kelainan tiroid, kekurangan vitamin D atau zat besi, atau penyebab lain yang menyebabkan rambut rontok lebih parah bisa dilihat dari tes itu.

Orang-orang yang tidak terserang virus corona juga bisa mengalami efek virus corona. Telogen effluvium bisa terjadi akibat masalah finansial atau kekhawatiran lainnya. Untuk menjaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi dan kelola stres dengan baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×