kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Orang tanpa gejala bisa tularkan virus corona? Ini kata WHO


Selasa, 15 September 2020 / 23:55 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Beberapa laporan menunjukkan, orang tanpa gejala dapat menularkan virus corona, namun belum diketahui seberapa sering penularan dengan cara tersebut terjadi," sebut WHO.

Dr Tonang Dwi Ardyanto, ahli patologi klinis yang juga juru bicara Satgas Covid-19 UNS/RS UNS, mengatakan, apa pun kondisi orang yang terjangkit virus corona, bergejala maupun tidak, memiliki potensi yang sama untuk menularkan.

Masa penularan yang paling tinggi, ia menyebutkan, adalah saat fase presimptomatik. Kondisi ini terjadi saat menjelang munculnya gejala.

“Saat itu, posisi jumlah virus paling tinggi, sehingga paling tinggi risikonya menular,” ungkap dia kepada Kompas.com. 

Baca Juga: Mengenal happy hipoxia pada pasien virus corona dan cara untuk mencegahnya

Oleh karena itu, isolasi mandiri sangat menjadi penting, meski seseorang menderita Covid-19 tanpa gejala. Isolasi mandiri boleh dilakukan pada kondisi pasien konfirmasi tanpa gejala dan gejala ringan. 

Tetapi, jika pasien itu memiliki penyakit penyerta (komorbid), maka isolasi sebaiknya dilakukan di rumahsakit atau tempat isolasi khusus dengan pengawasan. 

Selanjutnya: Infeksi Covid-19 tidak selalu disertai gejala awal demam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×