kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Orang tanpa gejala bisa tularkan virus corona? Ini kata WHO


Selasa, 15 September 2020 / 23:55 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Beberapa laporan menunjukkan, orang tanpa gejala dapat menularkan virus corona, namun belum diketahui seberapa sering penularan dengan cara tersebut terjadi," sebut WHO.

Dr Tonang Dwi Ardyanto, ahli patologi klinis yang juga juru bicara Satgas Covid-19 UNS/RS UNS, mengatakan, apa pun kondisi orang yang terjangkit virus corona, bergejala maupun tidak, memiliki potensi yang sama untuk menularkan.

Masa penularan yang paling tinggi, ia menyebutkan, adalah saat fase presimptomatik. Kondisi ini terjadi saat menjelang munculnya gejala.

“Saat itu, posisi jumlah virus paling tinggi, sehingga paling tinggi risikonya menular,” ungkap dia kepada Kompas.com. 

Baca Juga: Mengenal happy hipoxia pada pasien virus corona dan cara untuk mencegahnya

Oleh karena itu, isolasi mandiri sangat menjadi penting, meski seseorang menderita Covid-19 tanpa gejala. Isolasi mandiri boleh dilakukan pada kondisi pasien konfirmasi tanpa gejala dan gejala ringan. 

Tetapi, jika pasien itu memiliki penyakit penyerta (komorbid), maka isolasi sebaiknya dilakukan di rumahsakit atau tempat isolasi khusus dengan pengawasan. 

Selanjutnya: Infeksi Covid-19 tidak selalu disertai gejala awal demam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×