kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Minim Nutrisi, 3 Efek Samping Tepung Maizena untuk Kesehatan


Rabu, 14 Juni 2023 / 16:10 WIB
Minim Nutrisi, 3 Efek Samping Tepung Maizena untuk Kesehatan


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

EFEK SAMPING MAIZENA - Tepung maizena berbahan dasar jagung. Tidak mengandung nutrisi lengkap, tepung maizena memberikan efek buruk untuk kesehatan. 

Tepung jagung alias maizena merupakan bahan yang biasa digunakan untuk mengentalkan sup, saus, semur, dan lainnya. 

Baca Juga: Menurunkan Kolesterol, 6 Manfaat Kucai yang Kaya Mineral

Selain itu maizena juga banyak digunakan untuk membuat kue seperti pai dan lainnya. 

Lantas, apakah tepung maizena baik dan aman untuk dikonsumsi? 

Mengutip dari Healthline, maizena memiliki jumlah kalori dan karbohidrat yang tinggi. 

Dalam satu cangkir (128 gram) tepung maizena mengandung: 

  • Kalori 488
  • Protein 0,5 gram 
  • Karbohidrat 117 gram 
  • Serat 1 gram 
  • Tembaga 
  • Selenium 
  • Seng 
  • Mangan 

Jika ingin mengentalkan sup atau saus sebaiknya Anda menggunakan tepung maizena satu sampai dua sendok makan saja. 

Perlu Anda ketahui, konsumsi tepung maizena berlebihan bisa memicu efek samping yakni: 

1. Meningkatkan kadar gula darah 

Tepung jagung alias maizena kaya akan karbohidrat dan memiliki indeks glikemik tinggi yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. 

Selain itu, maizena juga rendah serat, sehingga dicerna sangat cepat di dalam tubuh dan bisa memicu lonjakan gula darah. 

Hal tersebut membuat maizena bukan makanan yang bagus untuk dikonsumsi penderita diabetes tipe 2. 

2. Berbahaya untuk kesehatan jantung 

Maizena dianggap sebagai karbohidrat olahan, artinya telah mengalami pemrosesan ekstensif dan nutrisinya telah dihilangkan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya karbohidrat secara teratur seperti maizena bisa berdampak negatif pada kesehatan jantung. 

Sebuah analisis mencatatkan diet kaya karbohidrat olahan dan makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner, obesitas, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi. 

Penelitian lain yang melibatkan 2.941 orang menunjukkan bahwa mengikuti diet dengan indeks glikemik tinggi dikaitkan dengan peningkatan kadar trigliserida dan insulin, bersama dengan kadar kolesterol baik yang lebih rendah. 

Namun, penelitian lebih lanjut dubutuhkan untuk mengetahui pengaruh maizena pada kesehatan jantung. 

3. Kekurangan nutrisi penting 

Maizena tidak memberikan banyak asupan nutrisi untuk tubuh. 

Meskipun dalam jumlah besar menyediakan mikronutrien dalam jumlah kecil seperti tembaga dan selenium, kebanyakan orang hanya menggunakan satu sampai dua sendok makan sekaligus. 

Maka, penting untuk memasangkan tepung maizena dengan berbagai makanan padat nutrisi lainnya sebagai bagian dari diet seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. 

Baca Juga: Melancarkan Pencernaan, 3 Manfaat Tapioka yang Belum Banyak Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×