kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mencegah penuaan jantung hingga bikin panjang umur dengan lari maraton


Jumat, 17 Januari 2020 / 23:39 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah peserta melintasi trek dilereng Merapi saat mengikuti kompetisi Kebut Gunung 2017 di Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (23/7). Kompetisi olahraga lintas alam lereng gunung Merapi-Merbabu dengan jarak tempuh sepanjang 20 km tersebut diikuti pese


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Efek olahraga untuk kesehatan tubuh tak diragukan lagi, termasuk olahraga lari. Nah bagi kamu pencinta olahraga lari, ada kabar baik. Lari maraton bukan hanya membuat tubuh sehat, tapi juga bisa mencegah beberapa efek penuaan.

Sebuah studi baru menunjukkan, lari maraton atau lari jarak jauh dapat mengurangi usia biologis jantung hingga empat tahun dan meningkatkan kesehatan jantung.

Baca Juga: Ingin mulai olahraga lari? Simak enam tips berikut

Temuan yang diterbitkan dalam ‘The American Journal of Cardiology’ itu berasal dari analisis data dari 138 pelari marathon pertama kali.

Para peneliti mengatakan, bahwa lari maraton mengurangi kekakuan aorta, suatu kondisi di mana arteri jantung utama menjadi tidak fleksibel dan tekanan darah lebih rendah.

Mereka yang jantungnya tampak lebih muda karena berlari juga cenderung memiliki kemungkinan lebih rendah untuk mengalami stroke. Risiko stroke dapat turun hampir 10% karena peningkatan tekanan darah.

"Meskipun perubahan ini mungkin tampak kecil, hal itu sangat bermakna secara klinis," kata Charlotte Manisty, penulis studi senior dan dosen senior di University College London.

Manisty dan rekan-rekannya mengikuti para peserta sebelum acara London Marathon 2016 dan 2017. Dalam kedua event itu, para peserta baru pertama kalinya bergabung untuk lari marathon.

Baca Juga: Ed Sheeran berhasil turunkan berat badan hingga 22 Kg, apa rahasianya?




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×