kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Makan Salad Sayur Bikin Perut Kembung?


Jumat, 17 Maret 2023 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Salad bisa memicu perut kembung pada sebagian orang.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sering merasa perut kembung setelah makan salad? Ini loh penyebabnya. 

Salad sayur segar kerap dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalankan program diet. 

Baca Juga: Makanan Ini Bisa Memicu dan Memperburuk Gangguan Pencernaan

Tidak heran, sayuran mengandung serat yang bisa membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, vitamin dan mineral di dalamnya bisa membantu menurunkan berat badan. 

Namun, salad sayur juga bisa membuat perut kembung. Loh kok bisa? 

Mengutip dari Live Strong, Erin Kenney, RD, LDN yang berbasis di London mengatakan bahwa sayuran salad mengandung selulosa yang tidak bisa dicerna yang merupakan serat tidak larut. 

Serat tidak larut biasanya menjadi penyebab perut kembung dan gas. Hal ini terutama berlaku pada orang yang menderita gangguan usus seperti sindrom iritasi usus besar (IBS). 

Perlu Anda ketahui, tidak menguyah sayuran sampai lembut, memiliki asam lambung rendah, dan sindrom iritasi usus besar merupakan kondisi yang bisa membuat sayuran tertentu sulit dicerna. 

Bila Anda ingin menambahkan konsumsi jumlah serat dalam makanan sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk menghindari perut kembung. 

International Foundation for Functional Gastrointestinal Disorders merekomendasikan jumlah asupan serat per hari adalah 20 gram sampai 35 gram. 

Cara menghindari buah dan sayur menyebabkan gangguan pencernaan 

Anda sebaiknya memilih dan menyiapkan buah serta sayur dengan benar saat membuat salad agar tidak memicu perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya.  

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa kuman pada produk segar menjadi penyebab penyakit bawaan makanan di Amerika Serikat. 

"Misalnya seleda gunung es mungkin terkontaminasi bakteri E.coli penyebab sakit perut," kata Kenney. 

Maka, penting untuk selalu mencuci buah dan sayur sebelum dikonsumsi. 

Selain itu, Anda sebaiknya memilih buah dan sayur yang tidak rusak atau memar. 

Anda sebaiknya menjaga buah tetap dingin dengan mendinginkannya dalam lemari es dalam waktu dua jam setelah dipotong atau dimasak. 

Anda sebaiknya pisahkan buah dan sayuran dari daging mentah, unggas, dan makanan laut. 

Baca Juga: 4 Minuman Segar yang Bisa Meredakan Sakit Kepala tanpa Efek Samping

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×