kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Makan Buah dan Sayur Berlebihan Bisa Memicu Sembelit?


Kamis, 20 Juli 2023 / 14:15 WIB
Makan Buah dan Sayur Berlebihan Bisa Memicu Sembelit?


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Buah dan sayur mengandung serat dan nutrisi lengkap. Sayangnya, konsumsi buah dan sayur berlebihan bisa memicu sembelit. 

Buah dan sayur, dua jenis makanan yang dicap sehat, karena kaya akan serat, vitamin dan mineral. 

Baca Juga: Menaikkan Kadar Kolesterol Baik, 10 Manfaat Mangga yang Kaya Vitamin C

Dianggap sehat dan kaya serat, sebagian orang makan buah dan sayur setiap hari untuk menjaga sistem pencernaan tetap lancar. 

Namun, ada pula orang-orang yang merasa sulit buang air besar padahal banyak mengonsumsi sayur dan buah.  

Mengutip dari FOOD NDTV, konsumsi serat yang berlebihan bisa menyebabkan sembelit, khususnya untuk orang-orang yang meningkatkan jumlah konsumsi serat secara tiba-tiba. 

Neha Sahaya, konsultan nutrisi dan kesehatan menjelasakan sayuran dan buah sarat dengan nutrisi. Sebagian besar mikroba usus dalam perut memakan serat makanan. Tapi, serat yang berlebihan bisa mulai mengiritasi lapisan usus. 

Perlu Anda ketahui, konsumsi serat yang berlebihan secara tiba-tiba bisa menyebabkan sakit perut, kembung, gas, dan sembelit. 

Berikut tiga alasan konsumsi serat berlebihan menyebabkan sembelit: 

  • Jika lebih banyak mengonsumsi junk food dan makanan olahan dengan lebih sedikit buah dan sayuran, maka Anda memiliki lebih banyak koloni untuk mencerna makanan semacam itu daripada makanan sehat. Bakteri jahat berkembang pada gula dan sampah. 
  • Ketika seseorang mengonsumsi serat dalam jumlah berlebihan tanpa minum cukup cairan bisa menyebabkan sembelit. Serat membutuhkan air untuk berfungsi secara efektif dalam proses pencernaan. 
  • Anda bisa mengalami sembelit jika tidak beraktivitas atau aktivitas rendah. Gerakan tubuh dalam bentuk olahraga juga diperlukan untuk mencerna serat yang baru diperkenalkan. 

Baca Juga: Ini Aturan Konsumsi Kunyit agar Tidak Menimbulkan Efek Samping untuk Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×