kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Konsumsi Probiotik Bisa Menurunkan Asam Urat Tinggi secara Signifikan?


Kamis, 13 Juli 2023 / 19:05 WIB
Konsumsi Probiotik Bisa Menurunkan Asam Urat Tinggi secara Signifikan?


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi probiotik menurunkan asam urat tinggi secara signifikan.  

Asam urat penyakit radang sendi yang tidak boleh disepelekan. Penyakit asam urat juga harus segera diobati agar tidak menimbulkan komplikasi.

Baca Juga: 7 Efek Samping Jeruk Nipis, Salah Satunya Memicu Tukak Lambung

Asam urat terjadi ketika tubuh memiliki terlalu banyak asam urat dalam tubuhnya. Kondisi ini disebut dengan hiperurisemia. 

Mengutip dari Medical News Today, asam urat tinggi disebabkan oleh konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan. Selain itu, asam urat tinggi juga bisa disebabkan oleh: 

  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Kerang 
  • Ikan sarden
  • Jeroan 
  • Daging termasuk bacon

Probiotik menurunkan asam urat tinggi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa probiotik tertentu yang disebut dengan Ligilactobacillus salivarius bisa menurunkan asam urat secara signifikan. 

Dalam penelitian ini, tim peneliti mengevaluasi strain L.salivarius yang berbeda untuk melihat mana yang terbaik dalam memetabolisme metabolit terkait purin.

Tim peneliti melaporkan L.salivarius CECT 30632 sebagai strain yang paling efisien untuk konversi asam urat, inosin, dan guanosin. 

Selanjutnya, para ilmuwan melakukan uji klinis terkontrol secara acak yang melibatkan 30 peserta dengan hiperurisemia dan riwayat episode asam urat berulang.

Setengah dari peserta penelitian menerima L.salivarius CECT 30632 selama enam bulan. Separuh peserta lainnya menggunakan obat penatalaksanaan asam urat allopurinol selama enam bulan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan asam urat yang menerima probiotik L.salivarius CECT 30632 mengalami penurunan yang signifikan dalam jumlah serangan asam urat dan penggunaan obat terkait asam urat. 

Selain itu, mereka yang menggunakan probiotik juga mengalami perbaikan pada beberapa parameter darah terkait stres oksidatif, kerusakan hati, dan sindrom metabolik. 

Baca Juga: Bikin Panjang Umur! 8 Manfaat Anggur Hitam yang Kaya Antioksidan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×