kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Kasus corona di Indonesia tembus 500.000, ini gejala virus corona menurut WHO & CDC


Senin, 23 November 2020 / 23:55 WIB
Kasus corona di Indonesia tembus 500.000, ini gejala virus corona menurut WHO & CDC


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

CDC menyebutkan, jika seseorang menunjukkan salah satu dari tanda-tanda ini, segera mencari perawatan medis darurat:

  • Kesulitan bernapas
  • Nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada
  • Kebingungan baru
  • Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga
  • Bibir atau wajah kebiruan

CDC menambahkan, orang dewasa yang lebih tua dan yang memiliki kondisi medis mendasar yang parah, seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes, tampaknya berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari Covid-19.

Baca Juga: Kunci hindari gelombang kedua virus corona, disiplin jalankan 3M

Menurut WHO, sebagian besar, sekitar 80%, orang yang terinfeksi virus corona berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi menderita sakit parah dan kesulitan bernapas. 

Orang-orang lanjut usia (lansia) dan dengan kondisi medis penyerta, seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker, memiliki kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius. 

"Namun, siapa pun dapat terinfeksi COVID-19 dan mengalami sakit yang serius," tegas WHO. 

Orang dari segala usia yang mengalami demam dan/atau batuk disertai dengan kesulitan bernapas alias sesak napas, nyeri atawa tekanan dada, atau kehilangan kemampuan berbicara atau bergerak harus segera mencari pertolongan medis. 

"Jika memungkinkan, disarankan untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan atau fasilitas kesehatan terlebih dahulu, sehingga pasien dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan yang tepat," saran WHO.

Selanjutnya: Pilkada serentak, protokol 3M dan hal ini perlu anda perhatikan saat mencoblos di TPS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×