kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.404.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.294   -26,58   -0,36%
  • KOMPAS100 1.142   -7,10   -0,62%
  • LQ45 920   -3,25   -0,35%
  • ISSI 218   -1,41   -0,64%
  • IDX30 460   -1,72   -0,37%
  • IDXHIDIV20 554   -0,98   -0,18%
  • IDX80 128   -0,53   -0,41%
  • IDXV30 130   0,41   0,32%
  • IDXQ30 155   -0,33   -0,21%

Kabar Baik, Penderita Diabetes Boleh Konsumsi 3 Jenis Gula Buatan Ini


Minggu, 19 November 2023 / 04:57 WIB
Kabar Baik, Penderita Diabetes Boleh Konsumsi 3 Jenis Gula Buatan Ini
ILUSTRASI. Penderita diabetes perlu membatasi makanan manis, terutama yang mengandung gula pasir untuk menjaga kadar gula darah.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

GULA UNTUK PENDERITA DIABETES - Penderita diabetes perlu membatasi makanan manis, terutama yang mengandung gula pasir untuk menjaga kadar gula darah. 

Meski demikian, diabetesi masih diperbolehkan mengonsumsi gula buatan seperti stevia, sukralosa, dan isomaltulosa. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pemanis buatan yang bisa dikonsumsi oleh pasien diabetes. 

Gula buatan yang bisa dikonsumsi penderita diabetes 

Dikutip dari Antara pada Selasa (25/7/2023), ahli gizi dr. Marini Siregar, Sp.GK, menyatakan bahwa pasien diabetes mungkin masih bisa mengonsumsi gula murni, namun dengan jumlah yang sangat terbatas yaitu kurang dari lima persen dari total kalori harian. 

Jadi, jika kebutuhan kalori seorang penderita diabetes sebesar 2.087 kkal, maka asupan gula murni yang dianjurkan yaitu di bawah 104,35 kkal atau setara dengan 26,1 gram gula (sekitar 5 sendok teh). 

Baca Juga: Cara Minum Madu yang Tepat untuk Merontokkan Asam Lambung Tinggi, Tak Perlu Obat

Lebih lanjut, Marini menyatakan bahwa diabetesi boleh mengonsumsi tiga jenis gula buatan berikut: 

1. Isomaltusola 

Isomaltulosa adalah zat mirip sukrosa yang menyediakan energi untuk tubuh dan otak. Menurut Marini, isomaltulosa yang masuk bersama makanan atau minuman akan diserap oleh tubuh sekitar 26-45 persen lebih lambat dari jenis gula lainnya. 

Karakteristik tersebut berpotensi mencegah peningkatan atau penurunan kadar gula daran yang drastis, sehingga isomaltulosa aman dikonsumsi pasien diabetes. 

Selain itu, isomaltulosa memiliki indeks glikemiks rendah, sehingga dapat menunjang metabolisme tubuh, mengontrol berat badan, membakar lemak, serta menjaga kesehatan gigi. 

Baca Juga: 6 Penyebab Sering Kencing di Malam Hari atau Nokturia beserta Cara Mengatasinya




TERBARU
Kontan Academy
Pre-IPO : Explained Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM)

[X]
×