Jangan asal makan, ini makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat isoman

Senin, 19 Juli 2021 | 09:53 WIB Sumber: Kompas.com
Jangan asal makan, ini makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat isoman

ILUSTRASI. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menerbitkan panduan makanan yang bisa dikonsumsi seseorang selama isolasi mandiri di rumah. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat seseorang terinfeksi virus corona dengan gejala ringan hingga sedang, dia bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Nah, saat itu, dia harus memperhatikan asupan makanan. Sebab, apa yang dikonsumsi dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk pulih dari infeksi. 

Meskipun sampai saat ini belum ada makanan atau suplemen makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan infeksi Covid-19, diet sehat penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. 
Nutrisi yang baik juga dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya masalah kesehatan lainnya, seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker. 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menerbitkan panduan makanan yang bisa dikonsumsi seseorang selama isolasi mandiri di rumah. 

Baca Juga: Penting! 3 Cara meningkatkan saturasi oksigen saat isolasi mandiri di rumah

Berikut ini beberapa tips makanan selama isoman yang direkomendasikan WHO. 

1. Konsumsi makanan yang bervariasi 

Ketika menjalani isoman, sebaiknya Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat. Anda bisa mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, jagung, nasi, buah, dan sayuran. 

Beberapa sumber protein hewani, seperti daging, ikan, telur, dan susu pun dibutuhkan untuk mengganti sel yang rusak selama pemulihan. Jika ingin lebih sehat, Anda bisa mengonsumsi makanan utuh, seperti gandum utuh, jagung yang belum diproses, atau beras merah. 

Baca Juga: Oximeter, alat pantau kadar oksigen saat isolasi mandiri di rumah

Kandungan serat di dalamnya dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, untuk cemilan, jangan mengonsumsi keripik kentang atau makanan tidak sehat lainnya. Pilihlah sayuran, buah segar, atau kacang. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru