kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.915   45,00   0,25%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

​Inilah 5 bahaya terlalu sering makan junk food


Selasa, 15 Desember 2020 / 16:15 WIB
ILUSTRASI. Waralaba Fried chicken: Waralaba Fried Chicken di Jakarta, Kamis (10/12). KONTAN/Baihaki/10/12/2015


Penulis: Virdita Ratriani

4. Gangguan ginjal

Kandungan natrium dalam junk food cukup tinggi. Kandungan natrium tersebut bisa mempengaruhi kinerja ginjal. Dengan begitu, ginjal tidak bisa berfungsi untuk menyaring racun dalam darah dengan baik.

5. Kerusakan hati

Bahaya cukup mematikan akan junk food adalah kerusakan hati. Bahkan, penelitian menunjukan mengonsumsi junk food tanpa berolahraga sama halnya dengan orang mengonsumsi alkohol. 

Hal ini pula yang menyebabkan jaringan parut dalam hati. Sehingga, hati tidak bekerja secara baik dan optimal.

Selanjutnya: Kenapa Inggris larang iklan online yang promosikan junk food?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×