Ini gangguan kesehatan yang muncul akibat sering mendengarkan musik dengan headphone

Jumat, 27 Agustus 2021 | 17:13 WIB Sumber: Kompas.com
Ini gangguan kesehatan yang muncul akibat sering mendengarkan musik dengan headphone

ILUSTRASI. Seseorang mendengarkan musik menggunakan headphone


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian orang merasa lebih nyaman mendengarkan musik menggunakan headphone. Namun, perlu Anda tahu terlalu sering menggunakan headphone bisa memicu gangguan kesehatan telinga.    

Riset 2011 yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association membuktikan, terlalu sering memakai headphone bisa menyebabkan kita kehilangan pendengaran. 

Baca Juga: Dari tomat sampai terung pipit, ini sayuran yang baik dikonsumsi penderita asam urat

Ketika gelombang suara mencapai telinga, gendang telinga bergetar agar suara bisa ditransmisikan ke telinga bagian dalam untuk mencapai koklea. 

Koklea adalah ruang berisi cairan di telinga yang berisi ribuan rambut kecil. Saat getaran suara mencapai koklea, cairan di dalamnya bergetar dan menyebabkan rambut bergerak. 

Jika volume suara yang mencapai koklea terlalu tinggi, hal itu akan menyebabkan getaran kuat sehingga sel-sel rambut bergerak lebih banyak dan menyebabkan gangguan pendengaran sementara. 

Sel-sel rambut membutuhkan waktu untuk pulih dari getaran ekstrem yang disebabkan oleh suara keras. 

Kabar buruknya lagi, terkadang sel-sel rambut tidak bisa kembali pulih dan berfungsi normal lagi. 

Hal inilah yang menyebabkan gangguan pendengaran dalam jangka panjang dan sulit disembuhkan. 

Ketika kita memakai headphone atau earphone, saluran udara tidak bisa masuk ke telinga sehingga meningkatkan risiko infeksi.

Selain itu, gelombang elektromagnetik dari headphone atau earphone juga berbahaya bagi otak. 

Melansir laman Columbia India Hospitals, terlalu sering menggunakan headphone juga bisa menyebabkan hal-hal berikut: 

1. Tinnitus 

Tinnitus merupakan sensasi berdering pada telinga atau kepala karena rusaknya sel-sel rambut di koklea. 

2. Hyperacusis 

Lebih dari 50 persen orang yang menderita tinitus cenderung mengembangkan sensitivitas tinggi terhadap suara lingkungan normal. Kondisi ini disebut hyperacusis. 

3. Sakit kepala 

Sering kali, peningkatan tekanan di saluran telinga karena suara keras juga dapat menyebabkan sakit kepala.

4. Lilin telinga yang berlebihan 

Menggunakan earphone dalam waktu lama membuat tinkat produksi kotoran telinga meningkat yang menyebabkan tingginya risiko tinnitus, kesulitan pendengaran, sakit telinga, dan infeksi telinga. 

Cara mencegah 

Untuk mengatasi dampak negatif tersebut, berikut hal-hal yang harus kita lakukan: 

  • Hindari pemakaian headphone atau earphone dengan volume terlalu tinggi. 
  • Batasi penggunaanya 
  • Rutin bersihkan headphone atau earphone untuk menghentikan penumpukan bakteri, keringat, atau kulit mati. 
  • Hindari menggunakan earphone saat bepergian dengan mobil, bus, kereta api atau bahkan berjalan. Bepergian dengan angkutan umum yang sudah bising akan menambah tingkat desibel karena suara di sekitarnya.(Ariska Puspita Anggraini) 

Baca Juga: Baik untuk jantung, ini sederet manfaat buncis untuk kesehatan

Selanjutnya: Catat! Ini 8 makanan dan minuman yang harus dihindari penderita batu empedu

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pahami Risiko Terlalu Sering Pakai Headphone dan Cara Mencegahnya",

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru