kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ini Daftar Penyakit Akibat Kemarau Basah, Apa Saja?


Selasa, 15 Juli 2025 / 04:00 WIB
ILUSTRASI. Kemarau basah, kondisi musim kemarau yang masih diselingi hujan, meningkatkan risiko penyakit infeksi di masyarakat.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Orang cenderung mengurangi aktivitas fisik, lebih sering berkumpul di dalam ruangan tanpa ventilasi baik, dan malas mencuci tangan.

“Hal ini akan mempermudah penularan penyakit,” ujarnya.

  • Pola makan yang buruk

Menurut Santi, cuaca yang tidak menentu seperti kemarau basah saat ini membuat konsumsi makanan tidak sehat meningkat. Konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jahat meningkat saat cuaca dingin, yang justru dapat menurunkan daya tahan tubuh.

Apalagi, menurutnya, ada kecenderungan rasa haus akan berkurang saat hujan atau dingin, sehingga orang cenderung malas minum.

“Padahal, minum air yang cukup membantu tubuh menjaga daya tahan tubuh,” ucapnya.

Tonton: Kemarau Basah Efek Perubahan Iklim, Diprediksi Berlangsung Hingga Agustus

Oleh karena risiko penyakit tersebut, kemarau basah harus diwaspadai masyarakat, bisa dengan memerhatikan faktor yang meningkatkan penyakit lebih mudah menyerang. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter: Waspada Penyakit Akibat Kemarau Basah"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×