kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Ikan yang Terlarang Dikonsumsi Bagi Penderita Darah Tinggi, Apa Saja?


Selasa, 07 November 2023 / 03:35 WIB
Ikan yang Terlarang Dikonsumsi Bagi Penderita Darah Tinggi, Apa Saja?
ILUSTRASI. Ada beberapa jenis makanan yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi terlalu banyak oleh para penderita hipertensi.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Studi Kanada tampaknya menunjukkan hubungan antara tekanan darah tinggi dan methylmercury, yang ditemukan pada ikan.

Profesor Dewailly dan rekan-rekannya melakukan survei terhadap penduduk Inuit dari 14 komunitas Nunavik di Quebec utara, di mana pola makan tradisionalnya didasarkan pada ikan dan mamalia laut.

Ditemukan tingkat merkuri darah rata-rata 50 nanomoles per liter darah, jauh lebih tinggi daripada populasi umum.

Juga ditemukan hubungan antara kadar merkuri darah dan tekanan darah setelah disesuaikan dengan faktor lain, seperti merokok dan aktivitas fisik.

Menurut Profesor Dewailly, penelitian telah menunjukkan bahwa paparan merkuri lingkungan dapat mempengaruhi endotelium, lapisan pembuluh darah yang halus, dan menurunkan kemampuan otot polos untuk rileks, yang dapat menjelaskan sedikit peningkatan tekanan darah yang terlihat dalam penelitian tersebut.

Dia menekankan bahwa itu bukan efek yang besar.

"Untuk setiap peningkatan 10 persen kadar merkuri dalam darah, terjadi peningkatan tekanan darah sebesar 0,2 milimeter," kata Profesor Dewailly.

"Bahkan jika Anda menerapkannya ke seluruh populasi, itu adalah efek yang kecil."

Jadi, peningkatan merkuri darah sebesar 10 persen akan meningkatkan pembacaan tekanan darah dari 120/80 menjadi 120,2/80, saran Profesor Dewailly.

Itu bukan alasan untuk menghindari ikan "jika melihat nutrisi ikan yang dilaporkan terkait dengan begitu banyak manfaat", katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×