kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Hiperglikemia Terjadi Saat Gula Darah Melebihi 180 mg/dl, Ini 13 Cara Mengatasinya


Selasa, 09 Mei 2023 / 09:35 WIB
ILUSTRASI. Kadar gula darah tinggi berbahaya jika tidak segera ditangani dan menyebabkan masalah jangka pendek dan jangka panjang.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Gula darah tinggi, yang dikenal sebagai hiperglikemia, terjadi ketika gula darah seseorang melebihi 180 miligram per desiliter (mg/dL).

Kadar gula darah tinggi bisa berbahaya jika tidak segera ditangani dan menyebabkan masalah jangka pendek dan jangka panjang.

Ada beberapa cara berbeda untuk membantu orang menurunkan kadar gula darah mereka. Langkah-langkah ini termasuk perubahan gaya hidup, tips diet, dan pengobatan alami.

Cara menurunkan kadar gula darah tinggi

Melansir Medical News Today dan Health Line, berikut 13 cara agar penderita diabetes dapat menurunkan kadar gula darah tinggi dan mengurangi risiko komplikasi.

1. Mengelola stres

Stres memiliki dampak signifikan pada kadar gula darah. Tubuh mengeluarkan hormon stres saat berada di bawah tekanan, dan hormon ini meningkatkan kadar gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa mengelola stres melalui meditasi dan olahraga juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

2. Tidur yang cukup

Tidur membantu seseorang mengurangi jumlah gula dalam darahnya. Tidur yang cukup setiap malam adalah cara terbaik untuk membantu menjaga kadar gula darah pada tingkat normal.

Kadar gula darah cenderung melonjak di pagi hari. Pada kebanyakan orang, insulin akan memberi tahu tubuh apa yang harus dilakukan dengan kelebihan gula, yang menjaga kadar gula darah tetap normal.

Kurang tidur dapat memiliki efek yang mirip dengan resistensi insulin, yang berarti bahwa kadar gula darah seseorang dapat melonjak secara signifikan karena kurang tidur.

Baca Juga: Catat! Tujuh Jenis Makanan Ini Dapat Mecegah Serangan Stroke

3. Tingkatkan asupan serat makanan

Makan banyak serat larut, termasuk biji-bijian seperti beras merah, dapat membantu.

Serat memainkan peran penting dalam manajemen gula darah dengan memperlambat laju pemecahan karbohidrat, dan laju tubuh menyerap gula yang dihasilkan.

Dua jenis serat adalah serat larut dan tidak larut. Dari kedua jenis tersebut, serat larut adalah yang paling membantu dalam mengontrol gula darah.

Serat larut ada dalam makanan berikut:

  • sayuran
  • polong-polongan
  • biji-bijian utuh
  • buah

Baca Juga: 9 Cara Menurunkan Berat Badan Menjadi 45 Kg dari Sebelumnya 60 Kg




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×