Penyakit Menular

Hati-hati! Dampak virus corona bisa lebih parah karena penyakit gusi

Jumat, 07 Agustus 2020 | 13:20 WIB   Reporter: Belladina Biananda
Hati-hati! Dampak virus corona bisa lebih parah karena penyakit gusi

ILUSTRASI. Menjaga kebersihan gigi dan mulut bisa membuat jumlah IL-6 dalam tubuh menurun. Dengan begitu, dampak Covid-19 yang parah juga bisa dihindari.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak hanya obat, vaksin, dan cara memutus penyebaran virus corona baru, banyak pihak juga meneliti dampak Covid-19. Salah satu penelitian terbaru menunjukkan, ada keterkaitan antara penyakit gusi dengan infeksi Virus Corona.

Melansir Ask Health New, peneliti dari Brasil dan California, Amerika Serikat (AS) menyebutkan, pasien dengan penyakit gusi memiliki jumlah interleukin-6 (IL-6) yang tinggi. IL-6 adalah protein inflammatory dalam tubuh yang berperan dalam respons imun.

Jumlah IL-6 yang tinggi memperparah infeksi serangan virus corona. Tapi, jumlahnya bisa diturunkan dengan perawatan pada penyakit gusi. Jumlah IL-6 yang lebih sedikit mengurangi kesempatan seseorang membutuhkan ventilator akibat menderita penyakit Covid-19.

Dr. Shervin Molayem, dokter gigi di California, AS, menjelaskan, penyakit gusi disebabkan berbagai macam bakteri yang ada dalam gusi. Tubuh berusaha untuk membasmi bakteri dengan memproduksi protein imun. Respons imun inilah yang meningkatkan jumlah IL-6 dalam tubuh.

Baca Juga: Tertarik dengan sirtfood diet? Kenali dulu seluk-beluknya

Beberapa orang memiliki jumlah IL-6 yang tinggi karena susunan genetik. Jumlah IL-6 yang tinggi dalam tubuh juga bisa menyebabkan penyakit lainnya. Ask Health News menyebutkan, kerusakan struktur tulang dan jaringan bisa terjadi.

Elastisitas pembuluh darah juga bisa rusak akibat IL-6 sehingga menyebabkan tekanan pada jantung. Tekanan darah tinggi dengan penyakit jantung bisa terjadi karena hal tersebut.

IL-6 berasal dari kategori sel imun bernama sitokin. Sitokin bertanggungjawab pada respons inflammatory berlebih yang disebut cytokine storm. Kondisi ini menyebabkan pasien yang terjangkit virus corona yang lebih parah.

Sel-sel tersebut juga mengaktifkan sel imun yang lain. Respons imun ini menyebabkan respons inflammatory yang dapat membahayakan tubuh pasien. Inflamasi mencapai paru-paru dan gusi sehingga menyebabkan penyakit.

Karena itu, menurut Ask Health News, menjaga kebersihan gigi dan mulut bisa membuat jumlah IL-6 dalam tubuh menurun. Dengan begitu, dampak Covid-19 yang parah juga bisa dihindari.

Baca Juga: 3 obat penghilang bekas jerawat ampuh yang bisa Anda buat di rumah

Editor: Belladina Biananda


Terbaru