Penyakit Menular

CDC AS tambahkan tiga gejala baru Covid-19, apa saja?

Jumat, 03 Juli 2020 | 08:38 WIB Sumber: Kompas.com
CDC AS tambahkan tiga gejala baru Covid-19, apa saja?

ILUSTRASI. Para penumpang berjalan di stasiun kereta Central do Brasil ditengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (26/6/2020). REUTERS/Ricardo Moraes

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kasus virus corona masih terus bertambah di seluruh dunia. Oleh karenanya, kita harus mewaspadai gejala virus ini agar bisa menghentikan penyebarannya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS baru-baru ini memperbarui daftar gejala Covid-19 melalui situs web resminya. Tiga gejala lain telah ditambahkan ke dalam daftar sebagai bagian dari pembaruan.

Sebelumnya, CDC (The Centers for Disease Control and Prevention) hanya mencantumkan demam atau kedinginan, batuk, sesak napas, kelelahan, nyeri otot atau tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan kehilangan rasa atau bau sebagai gejala resmi infeksi virus corona.

Baca Juga: Bagaimana pengobatan virus corona secara tradisional di China? Ini penjelasannya

Tetapi sekarang, daftar tersebut bertambah tiga gejala lain, yaitu hidung tersumbat atau pilek, mual atau muntah, dan diare.

Namun, CDC menegaskan, bahwa daftarnya tidak mencakup semua gejala penyakit yang mungkin terjadi sejauh ini. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memperbarui daftar gejala, karena hingga saat ini para ahli masih terus mempelajari lebih banyak informasi tentang Covid-19.

Baca Juga: Cara bedakan batuk dan pilek karena alergi dengan gejala corona pada anak-anak

Gejala hidung tersumbat atau pilek pada Covid-19 kemungkinan besar disebabkan oleh pembengkakan rongga hidung. Di sisi lain, gejala mual atau muntah kemungkinan disebabkan oleh peningkatan drainase dari tetesan postnasal ke perut.

Terakhir, gejala diare dapat disebabkan oleh efek virus pada saluran pencernaan. Penambahan tiga gejala tersebut resmi dilaporkan pada 13 Mei lalu.

Sebelumnya pada bulan April, CDC juga telah memperbarui daftar dengan menambahkan enam gejala dari tiga gejala pertama dalam daftar, yaitu demam, batuk, dan sesak napas. Namun, penting untuk dicatat bahwa gejala Covid-19 sebenarnya dapat muncul dalam kondisi ringan hingga berat.

Baca Juga: Waspada gejala baru infeksi virus corona: Pilek, mual dan diare

Dalam kebanyakan kasus, orang mulai memerhatikan gejala pada tubuh mereka dua hingga 14 hari setelah terpapar virus.

"Orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang yang memiliki kondisi medis yang parah, seperti penyakit jantung, paru-paru atau diabetes tampaknya berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan komplikasi yang lebih serius dari penyakit Covid-19," demikian menurut CDC.

Sehingga, jika ada yang menunjukkan tanda dan gejala yang disebutkan di atas, yang terbaik adalah segera mencari perawatan medis darurat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "CDC Menambahkan 3 Gejala Baru Covid-19 yang Harus Diwaspadai"

Editor : Bestari Kumala Dewi

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


Terbaru