Tips Sehat

Catat! Ini 12 obat asam urat alami yang bisa dipertimbangkan

Senin, 10 Mei 2021 | 10:59 WIB Sumber: Kompas.com
Catat! Ini 12 obat asam urat alami yang bisa dipertimbangkan

ILUSTRASI. Bagi penderita asam urat, ada sejumlah bahan makanan dan tanaman herbal yang bisa dijadikan sebagai obat asam urat alami.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi penderita asam urat, ada sejumlah bahan makanan dan tanaman herbal yang bisa dijadikan sebagai obat asam urat alami. 

Penyakit asam urat adalah penyakit yang bisa timbul akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah sampai melebihi batas normal. Asam urat ini kemudian menumpuk dalam ruang sendi dan menyebabkan gangguan pada jaringan sendi. 

Merangkum WebMD, apabila sudah melebihi ambang batas, asam urat dalam darah memang tidak akan bisa larut lagi. Senyawa ini pada akhirnya akan mengendap menjadi kristal asam urat dan masuk ke organ tubuh, terutama ke dalam persendian. 

Kristal asam urat ini lantas dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Hal itu memicu sel-sel kekebalan untuk memusnahkannya. 

Baca Juga: Segar dan lezat, ini 4 jus buah yang bisa menurunkan asam urat tinggi

Munculnya immune cells ini akan menimbulkan reaksi peradangan atau inflamasi yang menyebabkan nyeri dan bengkak kemerahan di persendian yang terkena, seperti di jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan jari tangan. Untuk mangatasi penyakit asam urat atau gout, dokter bisa saja memberikan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan pasien. 

Tapi beberapa pengobatan alami mungkin dapat juga membantu untuk meredakan gejala asam urat. 

Berikut ini adalah beberapa bahan makanan dan tanaman herbal yang bisa dijadikan sebagai obat asam urat alami untuk dipertimbangkan: 

Baca Juga: Sederet makanan dan minuman yang bisa merusak kesehatan jantung

1. Ceri 

Dilansir dari Health Line, menurut sebuah survei yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Rheumatology pada 2016, konsumsi buah ceri adalah pengobatan rumahan yang sangat populer untuk penyakit asam urat dan berpotensi berhasil bagi banyak orang.  

Buah ceri yang dimaksud dalam survei ini adalah buah ceri apa pun, baik yang memiliki rasa asam atau manis, berwarna merah atau hitam, maupun dalam bentuk buah sehar, jus, atau ekstrak. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru