kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Belum dikaruniai anak perempuan, coba lakukan cara ini


Rabu, 03 Juni 2020 / 09:10 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi ibu hamil


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

2. Lakukan hubungan seks 2-3 hari sebelum masa ovulasi

Menurut metode Shettles yang dikembangkan oleh Dr. Landrum Shettles pada 1960-an, sperma kromosom X berenang lebih lambat dan lebih tangguh daripada sperma kromosom Y (laki-laki).

Hal ini membuat sperma bisa hidup lebih lama di dalam tubuh calon ibu.

Oleh sebab itu, Shettles menyarankan Anda untuk tidak menunggu berhubungan intim sampai hari ovulasi tiba jika ingin hamil anak perempuan.

Anda pun disarankan melakukan hubungan seks 2-3 hari sebelum ovulasi, sebagai cara hamil anak perempuan.

Dengan begitu, hanya akan ada sperma yang membawa kromosom perempuan yang tertinggal di rahim untuk membuahi sel telur.

Metode Shettles dilaporkan memiliki tingkat keberhasilan hingga 75 persen sukses hamil anak perempuan.

Baca juga: Inilah gejala corona yang paling banyak terjadi di Indonesia

3. Hindari orgasme

Sebaiknya istri dihindarkan dari orgasme karena orgasme akan memperbanyak mengalirnya cairan alkali yang bersifat basa.

Hal ini pun akan melemahkan lingkungan asam dan meningkatkan kesempatan sperma Y untuk menang.

4. Posisi seks suami di atas

Dalam melakukan senggaman, usahakan posisi suami di atas. Posisi ini memberi kesempatan sperma langsung masuk ke leher rahim lebih kecil.

Kondisi ini menguntungkan bagi sperma kromosom X.




TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×